Seminar AI Connect di Bali mengenalkan pemanfaatan NotebookLM kepada mahasiswa sebagai solusi AI untuk meringkas dokumen, menganalisis data, dan meningkatkan produktivitas.
Denpasar 27 Juli – Dalam upaya mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang praktis dan terarah di dunia akademik maupun profesional, program inisiatif AI Connect sukses diselenggarakan pada Jumat (10/7). Mengusung tema “AI for Practical Productivity”, acara ini memberikan pengalaman belajar yang interaktif bagi para pelajar untuk mengintegrasikan AI ke dalam alur kerja harian mereka.
Ruang Telkom AI Center Bali di Jalan Teuku Umar No. 6, Denpasar, dipenuhi antusiasme ketika acara ini berlangsung secara luring. Seminar dan workshop ini menghadirkan pakar teknologi Ihlasul A’mal sebagai narasumber utama, yang membedah secara mendalam potensi transformatif dari salah satu perangkat AI mutakhir: NotebookLM.
Kegiatan ini dirancang untuk menghubungkan pemahaman teknis dengan kebutuhan aplikatif. Dalam sesi pembelajarannya, Ihlasul menekankan pergeseran paradigma AI dari sekadar mesin pencari (search engine) menjadi asisten riset personal yang memahami konteks penggunanya. Ia mendemonstrasikan secara komprehensif bagaimana NotebookLM dapat dioptimalkan untuk menyederhanakan beban kerja analisis data yang rumit.
Fokus utama praktik bertumpu pada kemampuan multimodal cerdas dari NotebookLM. Peserta diajak melihat langsung bagaimana alat ini mampu mengekstraksi berkas dalam berbagai format, mulai dari dokumen PDF tebal, aset visual berupa gambar, hingga transkrip audio, secara cepat dan akurat.
Materi yang berbobot ini disambut hangat oleh 55 peserta yang hadir. Audiens didominasi oleh mahasiswa tingkat akhir dari berbagai institusi perguruan tinggi terkemuka di Bali, di antaranya Institut Desain dan Bisnis Bali, ITB STIKOM Bali, Politeknik Negeri Bali, Politeknik Nasional, serta komunitas digital. Relevansi materi dengan beban tugas akademis yang kian kompleks membuat sesi diskusi berjalan sangat interaktif.
Bagian demonstrasi menjadi titik balik pemahaman peserta. Keberadaan teknologi AI yang secara instan mampu menata ulang informasi dari berbagai dokumen multimedia diakui menjadi solusi segar yang sangat krusial bagi dunia perkuliahan dan persiapan riset dunia kerja.
Dampak langsung dari kegiatan ini dirasakan oleh Fenny Fasya, salah satu peserta dari Politeknik Negeri Bali. Ia mengungkapkan bahwa seminar ini membuka cakrawala baru bagi efisiensi metode belajarnya. “Melalui acara ini, saya mendapatkan wawasan baru tentang AI. Sebelumnya saya belum pernah menggunakan NotebookLM,” ujarnya. Testimoni senada juga disuarakan oleh peserta lain yang menilai pendekatan acara ini sangat informatif dan aplikatif untuk diimplementasikan segera.
Acara ditutup dengan penekanan bahwa kecakapan menggunakan tools harus selalu berjalan beriringan dengan pemahaman logika kerjanya. Melalui sinergi antara pemaparan teoretis dan praktik langsung, AI Connect diharapkan dapat terus menjadi wadah edukasi yang adaptif. Inisiatif dari Telkom AI Center Bali ini terus berkomitmen untuk membekali generasi muda Bali dengan teknologi AI demi menciptakan ekosistem digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES