Apkasi Otonomi Expo 2019 Resmi Diluncurkan, 46% Stand Laris Terpesan

oleh -24 views
Sekjen Apkasi, Remigo Yolando Berutu (tengah) tampak mengayunkan palu sebagai simbol peresmian Apkasi Otonomi Expo 2019 (AOE19), didampingi Wakil Ketua Umum Apkasi, Saiful Illah (kanan), dan Kepala Divisi Humas Apkasi, Mirza Fichri MZ (kiri), di Jakarta, Kamis (01/11/2018). Pameran AOE19 sendiri akan digelar pada 3-5 Juli 2019 di Hall A & Hall B, JCC Senayan Jakarta. (Foto: Humas Apkasi)

Jakarta, SonaIndonesia.com – Dalam rangka menjalankan salah satu fungsi organisasi, yaitu mendorong promosi potensi daerah serta mensukseskan program pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan dan daya saing ekonomi daerah, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) secara resmi meluncurkan program tahunan bertajuk Apkasi Otonomi Expo 2019: Trade, Tourism & Investment (AOE19). Seremoni launching AOE19 dilakukan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Apkasi, Remigo Yolando Berutu di Merak Room, Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (1/11/2018).

Dalam sambutannya, Remigo menjelaskan bahwa trend positif penyelenggaraan AOE dua tahun terakhir yang ditandai dengan tercapainya transaksi bisnis sebesar kurang lebih Rp.4 triliun antara investor dan buyers, baik dari dalam maupun luar negeri dengan sejumlah peserta pameran – khususnya dengan pemerintah kabupaten, menjadi modal awal yang baik dalam pelaksanaan AOE19 yang akan digelar pada 3-5 Juli 2019 di Hall A dan Hall B, JCC Senayan Jakarta.

Baca juga:

“Hal ini terlihat dari antuasias dari perwakilan pemerintah kabupaten yang hadir dan sudah langsung memesan 154 stand atau 46% dari jumlah 337 stand yang disediakan panitia,” kata Bupati Pakpak Barat ini.

Remigo juga menambahkan bahwa di tengah era persaingan global seperti sekarang ini, Apkasi akan terus mendorong 416 pemerintah kabupaten selaku anggota Apkasi untuk terus meningkatkan kemampuan agar dapat memenangkan persaingan di pasar lokal, regional, maupun di tingkat internasional.

“Apkasi akan terus memfasilitasi terbukanya pasar internasional yang lebih luas, dengan menghadirkan para pelaku bisnis manca negara saat berlangsungnya AOE19 nanti. Harapannya, pemerintah kabupaten dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk merebut peluang pasar dan investasi di pameran potensi unggulan daerah terbesar di tanah air ini, demi tumbuh kembangnya perekonomian di daerah masing-masing,” ujarnya. (Humas Apkasi)