Melalui Rakernas ini, BP Tapera berharap sinergi antara pemerintah, asosiasi pengembang, sektor perbankan, dan seluruh mitra pembangunan semakin kuat sehingga Program KPR Sejahtera FLPP dapat menjangkau lebih banyak masyarakat serta mendukung terwujudnya Program Tiga Juta Rumah di Indonesia.
Jakarta, 20 Juli 2026 – Badan Pengelola Tabungan Perumahan
Rakyat (BP Tapera) menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 sekaligus
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pengembang dan
Pemasar Rumah Nasional (DPP ASPRUMNAS) yang diselenggarakan di Auditorium
Birawa, Bidakara, Jakarta, Senin (20/7). Mengusung tema “Transformasi
Digital Industri Properti dan Kedaulatan Hunian Rakyat”, kegiatan ini
menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, BP Tapera, asosiasi
pengembang, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung
percepatan Program Tiga Juta Rumah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Perumahan dan
Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo
Nugroho, Ketua Umum DPP ASPRUMNAS M. Syawali Pratna, mitra perbankan, BPJS
Ketenagakerjaan, serta pengurus ASPRUMNAS dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP ASPRUMNAS, M. Syawali
Pratna, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam
mendukung pembangunan perumahan nasional.
“ASPRUMNAS terus membangun ekosistem perumahan yang
terintegrasi. Kami tidak hanya menyiapkan rumah, tetapi juga membangun kawasan
yang didukung lapangan kerja, sektor pertanian, perikanan, dan aktivitas
ekonomi agar masyarakat yang telah memiliki rumah juga memiliki sumber
penghidupan,” ujar Syawali.
Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah, khususnya
Kementerian PKP dan BP Tapera, yang terus memperkuat ekosistem pembiayaan
perumahan sehingga target pembangunan rumah bagi masyarakat dapat terus
meningkat.
Sementara itu, Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho,
menegaskan bahwa transformasi digital menjadi salah satu strategi utama dalam
mempercepat layanan pembiayaan perumahan.
“Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci keberhasilan
Program Tiga Juta Rumah. Kami terus mengembangkan platform digital agar proses
penyediaan rumah, pembiayaan, hingga distribusi KPR Sejahtera FLPP semakin
efektif, transparan, dan mudah diakses masyarakat,” kata Heru.
Heru menjelaskan BP Tapera tengah mengembangkan portal
perumahan.go.id sebagai pusat layanan informasi perumahan yang akan
mengintegrasikan informasi rumah subsidi, pembiayaan FLPP, hingga berbagai
layanan digital lainnya.
“Saat ini Indonesia masih menghadapi backlog sekitar
9,4 juta keluarga yang belum memiliki rumah. Karena itu, FLPP menjadi salah
satu instrumen utama pemerintah untuk mengurangi angka tersebut. Tahun 2025
menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah dengan kuota 350 ribu unit dan
realisasi penyaluran lebih dari 258 ribu unit. Kami optimistis tahun ini dapat
mencatatkan hasil yang lebih baik lagi,” tambah Heru.
Pada kesempatan yang sama, Menteri PKP Maruarar Sirait
mengapresiasi kontribusi seluruh asosiasi pengembang dalam mendukung penyediaan
rumah subsidi.
“Kontribusi ASPRUMNAS terus meningkat dibandingkan
tahun sebelumnya. Pemerintah akan terus memperkuat kolaborasi dengan BP Tapera,
perbankan, dan seluruh asosiasi pengembang agar semakin banyak masyarakat
berpenghasilan rendah yang dapat memiliki rumah layak,” ujar Menteri Ara.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pembangunan
dan kepatuhan terhadap regulasi.
“Silakan berusaha dan memperoleh keuntungan yang wajar,
tetapi jangan melanggar aturan. Jaga kepercayaan masyarakat karena keberhasilan
Program Tiga Juta Rumah bukan hanya soal jumlah rumah yang dibangun, tetapi
juga kualitas dan integritas seluruh pihak yang terlibat,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Menteri Ara mengajak seluruh pemangku
kepentingan untuk terus meningkatkan profesionalisme dan memperkuat kolaborasi
guna mencapai target pembangunan perumahan nasional.
Melalui Rakernas ini, BP Tapera berharap sinergi antara
pemerintah, asosiasi pengembang, sektor perbankan, dan seluruh mitra
pembangunan semakin kuat sehingga Program KPR Sejahtera FLPP dapat menjangkau
lebih banyak masyarakat serta mendukung terwujudnya Program Tiga Juta Rumah di
Indonesia.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES