Dewan Pers: Wartawan Harus Mundur, Kalau Jadi Tim Sukses Paslon Pilkada

oleh -293 views
Anggota Dewan Pers, Imam Wahyudi memberikan materi dalam acara dialog publik di Aula Diklat Pemerintah Kabupaten Lumajang, Senin (05/02/18). (Foto: sonaindonesia.com/rokhmad)

Lumajang, SonaIndonesia.com – Menyambut Pilkada 2018, Dewan Pers berharap, agar wartawan tidak masuk dalam putaran politik praktis, baik menjadi kontestan, maupun jadi tim sukses salah satu pasangan calon, karena tahun ini merupakan tahun politik.

Pernyataan itu disampaikan oleh Anggota Dewan Pers, Imam Wahyudi, saat memberikan materi Dialog Publik yang digelar oleh Forum Komunikasi Wartawan Lumajang, di kantor Diklat Pemerintah Kabupaten Lumajang, Senin (05/02/18).

“Sudah kita keluarkan surat edaran, kalau masih menjadi wartawan tidak boleh menjadi paslon atau tim sukses, kalaupun mau menjadi kontestan dalam pemilu, maupun jadi tim sukses maka wartawan itu harus mundur dari perusahan pers, tempat ia bekerja,” ungkap Imam Wahyudi, Anggota Dewan Pers.

Lebih lanjut, pihaknya akan melakukan tindakan keras, jika terdapat seorang wartawan yang secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi menjadi calon atau tim sukses saat masih menyandang profesi wartawan.

Anggota Dewan Pers, Imam Wahyudi. (Foto: sonaindonesia.com/rokhmad)

“Yang pasti jika kami mendapat laporan, atau temuan, maka akan segera kita tindak tegas, dengan menegur si wartawan atau perusahaan persnya,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Forum Komunikasi Wartawan Lumajang (FKWL), Arif Ulun Nuha. Pihaknya mengimbau wartawan yang masuk dalam anggota FKWL professional dan berhati-hati memasuki tahun politik.

“Yang pasti, dengan adanya acara ini saya berharap teman-teman semua dan saya juga bisa menjadi lebih professional, apalagi tahun ini di Lumajang juga akan ikut melaksanakan Pilkada serentak,” ujar Achmad Arif Ulun Nuha, saat dikonfirmasi SonaIndonesia.com. (rokhmad)