Pensiun mungkin masih terasa jauh ketika usia produktif sedang sibuk membangun karier. Namun, semakin panjang waktu yang tersedia, semakin banyak kesempatan untuk menyiapkan kebutuhan di masa depan.
Salah satu aset yang dapat dipertimbangkan adalah emas. Emas telah lama digunakan sebagai salah satu pilihan untuk menyimpan nilai aset, termasuk untuk tujuan keuangan jangka panjang. Namun, apakah menjadikan emas sebagai bekal pensiun benar benar bisa dilakukan?
Jawabannya, emas dapat dipertimbangkan sebagai salah satu bagian dari rencana keuangan untuk masa pensiun, dengan tetap memahami bahwa harga emas dapat naik dan turun serta tidak memberikan imbal hasil tetap.
Apakah Emas Bisa untuk Bekal Pensiun?
Emas dapat digunakan sebagai salah satu bagian dari strategi investasi jangka panjang. Untuk kebutuhan pensiun, hal yang perlu diperhatikan adalah jangka waktu, tujuan dana, kemampuan menabung, dan risiko investasi.
Misalnya, seseorang yang masih memiliki waktu 15 atau 20 tahun sebelum pensiun dapat mulai mengalokasikan sebagian dana secara berkala untuk emas. Dengan periode yang panjang, pembelian dapat dilakukan secara bertahap tanpa harus mengandalkan satu kali pembelian dalam jumlah besar.
Namun, emas sebaiknya tidak dianggap sebagai satu satunya sumber dana pensiun. Diversifikasi tetap penting agar rencana keuangan tidak bergantung pada pergerakan satu jenis aset.
Investasi Emas Pemula, Mulai dari Mana?
Untuk investasi emas pemula, kamu tidak perlu langsung memulai dengan nominal besar. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menentukan nominal rutin yang sesuai dengan kemampuan.
Misalnya, kamu menetapkan alokasi Rp100.000 setiap bulan. Dalam satu tahun, total dana pembelian secara nominal menjadi Rp1,2 juta, dengan asumsi dilakukan setiap bulan dan belum memperhitungkan perubahan harga emas.
Nominal tersebut dapat disesuaikan ketika kondisi keuangan berubah.
Jangan menggunakan dana untuk kebutuhan utama atau dana darurat untuk membeli emas. Pastikan kebutuhan sehari hari dan kewajiban finansial tetap terpenuhi terlebih dahulu.
Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menjadikan Emas sebagai Bekal Pensiun?
1. Tentukan Target Dana Pensiun
Hitung perkiraan kebutuhan hidup setelah pensiun. Pertimbangkan biaya tempat tinggal, kesehatan, kebutuhan sehari hari, dan pengeluaran lain yang mungkin muncul.
2. Jangan Menggunakan Seluruh Dana untuk Emas
Emas dapat menjadi salah satu bagian dari aset, tetapi rencana pensiun sebaiknya tidak bergantung pada satu instrumen saja.
3. Pahami Risiko Harga
Harga emas dapat naik dan turun. Jangan menganggap kenaikan harga masa lalu sebagai jaminan kenaikan di masa depan.
4. Perhatikan Selisih Harga Beli dan Jual
Saat menjual emas, harga yang diterima dapat berbeda dari harga ketika membeli. Perbedaan ini perlu diperhitungkan ketika menentukan target investasi.
5. Evaluasi Secara Berkala
Rencana pensiun dapat berubah seiring perubahan penghasilan, kebutuhan, dan usia. Evaluasi aset secara berkala agar strategi tetap sesuai dengan tujuan.
Jadi, Bisa Menjadikan Emas sebagai Bekal Pensiun?
Bisa, selama emas ditempatkan sebagai salah satu bagian dari rencana keuangan pensiun.
Emas dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin membangun aset secara bertahap dalam jangka panjang. Namun, jangan menganggap emas sebagai instrumen yang pasti memberikan keuntungan atau sebagai satu satunya sumber dana pensiun.
Bagi investasi emas pemula, memulai dari nominal kecil dan melakukan pembelian secara berkala dapat menjadi salah satu cara membangun kebiasaan.
Untuk yang mencari cara menabung emas di bank, Neo Emas di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce bisa menjadi pilihan.
Melalui Neo Emas, kamu dapat melakukan pembelian dan penjualan emas secara digital melalui mitra Lakuemas dan Treasury di aplikasi neobank, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Pembelian dapat dimulai dari Rp10.000.
Dengan emas digital, kamu tidak perlu menyimpan emas fisik sendiri di rumah. Saldo kepemilikan tercatat secara digital sesuai mekanisme layanan.
Investasi emas online neobank memungkinkan kamu melakukan transaksi jual-beli emas secara digital melalui aplikasi.
***
Investasi emas mengandung risiko. Harga emas dapat mengalami kenaikan maupun penurunan sehingga nilai investasi tidak dijamin. Pastikan kamu membaca informasi produk dan memahami seluruh syarat serta ketentuan sebelum melakukan transaksi.
Layanan investasi emas di aplikasi neobank mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku.
Jika ingin mulai investasi emas unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Emas di website resmi Bank Neo Commerce.
PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Artikel ini juga tayang di VRITIMES