Pilkada Jatim : Dukungan Pemuda Pada Pasangan Khofifah – Emil

oleh -46 views

Blitar, SonaIndonesia.com  – Ratusan pemuda dari berbagai daerah di Jawa Timur yang tergabung dalam Aliansi Relawan Khofifah-Emil (AREK) Jatim mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon Khofifah-Emil Dardak dalam pilgub Jatim 2018. Deklarasi tersebut, diadakan di kampung wisata gurami Dusun Seduri Desa Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar. Acara deklarasi, juga dihadiri langsung  oleh Emil Elistyanto Dardak.

Emil Dardak

Koordinator Arek Jatim, Robin Rohmana mengatakan, ratusan pemuda yang berasal dari beberapa Kabupaten/Kota di wilayah Mataraman ini siap memenangkan Khofifah-Emil dengan kampanye positif dalam Pilgub Jatim 2018 nanti.

“Kami mendukung pasangan Khofifah-Emil karena kami memiliki harapan besar jika pasangan Khofifah-Emil mampu memperbaiki kekurangan provinsi Jatim. Seperti yang kita ketahui Khofifah-Emil adalah dua figur yang sama-sama memiliki prestasi luar biasa,” katanya, Minggu (10/12/2017) siang.

Lebih kanjut Robin menjelaskan, ada lima poin yang diusung Arek Jatim dalam deklarasi. Diantaranya mendukung pasangan Khofifah-Emil untuk maju di Pilgub Jatim, bahu membahu membantu pemenangan Khofifah-Emil, senantiasa menggunakan kampanye positif, siap bekerjasama dengan semua pihak dengan tujuan yang sama, dan siap mengawal pasangan Khofifah-Emil dalam memimpin Jatim.

Sementara itu, bakal calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistyanto yang hadir dalam deklarasi itu mengungkapkan, deklarasi ini merupakan salah satu motivasi untuk terus maju berjuang bersama Khofifah Indar Parawansa memajukan Jatim.

“Saya terus terang kaget banyak sekali yang datang bahkan dari Nganjuk, Ponorogo, Kediri, Trenggalek, dan Tulungagung juga datang. Semoga kedepan ini bisa menjadi salah satu motivasi bagi kami untuk terus maju,” paparnya.

Bupati Trenggalek itu juga memastikan masih akan memimpin Trenggakek sampai 2019 jika nanti terpilih mendampingi Khofifah Indar Parawansa dalam Pilgub Jatim 2018.

“Saya tidak akan begitu saja meninggalkan amanah yang diberikan masyarakat Trenggalek pada saya. Saya ini tidak akan meninggalkan tanggung jawab begitu saja,” tegas Emil.

Emil juga menyangkal jika tidak bertanggung jawab pada tugasnya sebagai Bupati Trenggalek. Meski masih dua tahun memimpin Trenggalek, ia mengklaim telah banyak menorehkan prestasi bagi kemajuan hidup masyarakat Trenggalek. Diantaranya mengembangkan kota baru pusat perdagangan Panggul.

“Selama dua tahun telah banyak hal yang kita lakukan bersama. Perbaikan disegala bidang juga telah kami lakukan. Diantaranya Trenggalek yang selama bertahun-tahun kehilangan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), predikat itu kembali bisa kita raih, piala Adipura yang jarang mampir juga berhasil kita bawa pulang ke Trenggalek,” pungkas Emil.(mua)