Prof. Hikmahanto Juwana: Jusuf Kalla Layak Pimpin Gaza Sementara

oleh -
oleh
Prof. Hikmahanto Juwana, pakar Hubungan Internasional.

Jakarta, SonaIndonesia.com – Prof. Hikmahanto Juwana, pakar Hubungan Internasional, mengusulkan agar Presiden Prabowo mendukung Jusuf Kalla (JK) memimpin pemerintahan sementara di Gaza. Usulan ini disampaikan dalam program “Perang Hamas Israel Stop, Damai di Palestina” di Nusantara TV, 10 Oktober 2025.

Menurutnya, Indonesia memiliki peluang besar berperan dalam perdamaian Timur Tengah, dan JK dinilai layak karena rekam jejaknya dalam diplomasi dan kemanusiaan. JK disebut memiliki kredibilitas serta jaringan diplomatik yang kuat, sehingga dianggap tepat memimpin pemerintahan sementara di Gaza.

Usulan ini muncul di tengah desakan global untuk gencatan senjata dan pembentukan pemerintahan sipil sementara guna memulihkan krisis kemanusiaan di Gaza. 

https://www.sonaindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/sona-gaza-hikmahanto.mp4

“Nah ini kan harusnya pemerintahan transisi. Nah kita belum tahu siapa pemerintahan transisi, tapi yang dibicarakan adalah Tony Blair, mantan Perdana Menteri. Tapi dia dari Inggris dan saya khawatir ya, karena Inggris ini kan yang memulai masalah Israel-Palestina. Belum lagi Tony Blair ini punya lembaga yang terafiliasi dengan Israel. Saya justru mengusulkan, kalau bisa Bapak Presiden meng-endorse mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi kepala pemerintahan (sementara), karena dari negara yang Islam Moderat, lalu kemudian punya pengalaman sebagai kepala pemerintahan, sebagai Wakil Presiden, dan bisa menggerakkan perekonomian, karena yang dibutuhkan sekarang oleh Gaza itu adalah menggerakkan perekonomian dan melakukan rekonstruksi yang penting. Nah nanti dari sini saya berharap bahwa perusahaan- perusahaan karya dari Indonesia bisa diundang untuk melakukan rekonstruksi di Gaza,” ujar Hikmahanto. 

Hikmahanto optimistis Jusuf Kalla adalah sosok yang bisa diterima banyak kalangan sebagai figur penjaga perdamaian di masa transisi pemerintahan Palestina.

“Saya rasa saya optimis ya, jadi kalau Bapak Presiden bisa mengontak Presiden Trump, kemudian juga kepala-kepala pemerintahan, kepala negara yang ada di Timur Tengah, bahkan juga rakyat Palestina, saya yakin perwakilan dari rakyat Palestina, saya yakin mereka akan bisa menerima figur seperti Pak Jusuf Kalla ini,” ujarnya. 

Hal ini sebagai bentuk diplomasi Indonesia secara internasional dalam upaya membantu rakyat Palestina terlepas dari penindasan dan kekejaman Israel.

“Betul sekali, dan ini merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk berperan membantu rakyat Palestina yang selama ini mereka harus menderita dengan kekejaman dari Israel,” pungkas Hikmahanto.

(asf/sid)