Jakarta, April 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) mencatat hasil survei kepuasan pelanggan terbaru dengan skor mencapai 91,9, meningkat dari 89,8 pada periode sebelumnya.
Berdasarkan hasil survei, penilaian pelanggan tidak hanya berkaitan dengan kualitas produk, tetapi juga pengalaman selama proses kerja sama berlangsung, terutama dalam hal respons terhadap kebutuhan serta koordinasi yang dilakukan dalam setiap tahapan pekerjaan.
“Tidak hanya merespons masukan dari pelanggan, koordinasi dengan berbagai pihak juga menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan proyek dapat terpenuhi. Hal ini turut mendukung upaya kami dalam menjaga kualitas produk dan layanan,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.
Pada segmen penjualan, respons terhadap kebutuhan pelanggan terlihat sejak tahap awal kerja sama. Permintaan informasi ditindaklanjuti secara langsung, penyesuaian kebutuhan dilakukan selama proses berjalan, serta koordinasi antara tim terus dilakukan guna memastikan setiap permintaan dapat dipenuhi sesuai kebutuhan proyek. Proses ini membentuk pengalaman pelanggan dalam menilai layanan yang diberikan.
Sementara itu, pada segmen konstruksi, respons terhadap kebutuhan di lapangan dilakukan melalui koordinasi yang melibatkan berbagai pihak dalam proyek. Penyesuaian terhadap kondisi pekerjaan, pemenuhan spesifikasi, hingga pengaturan waktu pelaksanaan menjadi bagian dari proses yang dijalankan untuk menjaga kelancaran pekerjaan. Dalam pelaksanaannya, koordinasi yang berjalan menjadi faktor yang turut dirasakan dalam pengalaman pelanggan selama proyek berlangsung.
“Penilaian yang diberikan pelanggan menjadi acuan dalam melakukan evaluasi dan peningkatan layanan secara berkelanjutan, sehingga setiap proses dapat memberikan nilai tambah,” tambahnya.
Peningkatan skor kepuasan pelanggan ini menjadi salah satu indikator dalam melihat penilaian pelanggan terhadap layanan yang diterima. Respons yang lebih cepat serta koordinasi yang terjaga menjadi faktor yang turut memengaruhi tingkat kepuasan tersebut. Ke depan, penguatan kualitas layanan dan operasional akan terus dilakukan dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta manajemen risiko yang terukur, guna mendukung hubungan yang berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES