Oleh: Malika Dwi Ana Politik perut adalah politik yang paling ampuh: menyentuh perut rakyat langsung. Soeharto paham betul itu. Prabowo juga paham.
Topik: OPINI
MBG: Skema Berbahaya yang Mirip Pola Money Laundering
Oleh: Malika Dwi Ana Bayangkan ini: uang negara Rp335 triliun mengalir masuk ke sistem, lalu berputar cepat lewat lapisan-lapisan yang semakin tebal,
MBG: Game Changer yang Malah Mendisrupsi Ratusan Ribu Mata Pencaharian Kecil
Oleh: Malika Dwi Ana Saya bukan anti-MBG. Saya hanya ingin pemerintah melihat apa yang sebenarnya terjadi di lapangan — bukan yang ditampilkan
Tameng Berlapis Prabowo: Oposisi Dibonsai, Banteng Dicucuk, Singa Kapital Dikandangin?
Oleh: Malika Dwi Ana Dalam tempo kurang dari dua minggu, Presiden Prabowo Subianto telah menyelesaikan ritual konsolidasi kekuasaan yang sistematis dan elegan.
Starlink Masuk, Biometrik Ribet: Ironi Kedaulatan Digital yang Terbalik
Oleh: Malika Dwi Ana Indonesia sudah seharusnya belajar dari Iran. Bukan soal sanksi ekonomi atau program nuklir, melainkan soal ancaman kedaulatan digital
MBG: Bukan Program Gizi, Tapi Mesin Politik dan Cuan yang Sangat Menguntungkan
Oleh : Malika Dwi Ana Yang masih ngotot bilang MBG adalah “program negara untuk bangsa, bukan pemerintah untuk rakyat”, sebaiknya baca analisa
Kapitalisme Global : Hegemoni Elite Keuangan dan Langkah Strategis bagi Indonesia
Oleh: Malika Dwi Ana Kapitalisme global bukanlah sistem ekonomi netral yang lahir dari pasar bebas semata. Ia adalah hegemoni yang dikuasai oleh
Pax Americana dan Epstein Files: Kemunafikan Hegemoni yang Terbongkar
Oleh: Malika Dwi AnaPax Americana—atau “Damai Amerika”—bukanlah era kedamaian mulia seperti yang sering digambarkan dalam narasi resmi Barat. Ia adalah hegemoni telanjang
Serakah Tak Terbatas: Oligarki Indonesia Makan Bumi, Minum Lautan
Oleh: Malika Dwi Ana Ketika banjir bandang dan longsor dahsyat melanda Sumatera—menewaskan lebih dari 1.100 jiwa, ratusan hilang, dan ratusan ribu keluarga
Reformasi Sejatinya Adalah Menjual Kedaulatan Pada Oligarki
Oleh: Malika Dwi Ana REFORMASI 1998, yang digembar-gemborkan sebagai tonggak kebebasan dan pengembalian kedaulatan rakyat dari cengkeraman otoritarianisme Orde Baru, kini terbukti
- Sebelumnya
- 1
- 2
- 3
- …
- 9
- Berikutnya

