Sukseskan Munas KAUJE 2024, KAUJE-UNEJ Gelar Rapat Koordinasi

oleh -
oleh
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr Fendi Setyawan turut ambil bagian dalam rapat koordinasi Panitia Munas KAUJE VI. (Foto: sonaindonesia.com/nsl)

Jember, SonaIndonesia.com – Guna menyukseskan Munas KAUJE VI (Musyawarah Nasional Keluarga Alumni Universitas Jember ke-VI), KAUJE dan pihak Universitas Jember menggelar rapat bersama Minggu (25/8). Rapat yang digelar di ruang aula Rektorat Universitas Jember ini membahas teknis pelaksanaan Munas yang tinggal beberapa hari.

Rapat koordinasi ini dihadiri seluruh pihak yang terlibat, di antaranya Wakil Ketua Umum PP KAUJE Bawon Adi Yitoni, Wakil Ketua Panitia Munas KAUJE VI Marthius Affandi, dan Sekretaris Panitia Munas KAUJE VI Rendra Wirawan. Sementara pihak Unej diwakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr Fendi Setyawan.

Usai dibuka, Wakil Ketua Panitia Munas Marthius Affandi memaparkan seluruh rangkaian agenda Munas, mulai dari hari pertama hingga hari terakhir. Dijelaskan Marthius, pada hari pertama akan digelar seminar nasional yang akan menghadirkan Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Pada hari kedua (31/8) akan diisi agenda utama Munas KAUJE VI yang meliputi sidang-sidang pleno, sidang-sidang komisi, dengan agenda penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus lama, evaluasi program kerja, pelaporan perkembangan organisasi, pembentukan formatur dan pemilihan ketua umum baru KAUJE.

Suasana rapat koordinasi Panitia Musyawarah Nasional Keluarga Alumni Universitas Jember VI, antara pihak KAUJE dan Universitas Jember (Unej) di ruang aula Rektorat Universitas Jember pada Minggu (25/8). (Foto: sonaindonesia.com/nsl)

Hari ketiga (1/9), lanjut Marthius, berisi agenda kegiatan dengan tujuan memeriahkan Munas KAUJE seperti senam massal, tur kampus, pertandingan tenis meja dan hiburan panggung gembira.

“Pada Minggu (1/9) kegiatan Munas KAUJE VI, mulai dari agenda senam massal, tour de campus, lalu dilanjutkan lomba tenis meja. Ada kegiatan lain untuk memeriahkan yakni panggung gembira untuk menyanyi yang akan diisi oleh para penyanyi dari kalangan akademisi, mahasiswa dan alumni,” jelas Marthius.

Menanggapi uraian yang disampaikan panitia, pihak Universitas Jember mendukung penuh Munas KAUJE VI.

“Kita dari Rektorat Unej mempersiapkan tempat dan peralatannya (Gedung Soetardjo), penyambutan protokoler sesuai standar operasional karena ada menteri yang hadir, maupun lainya yang sudah disetujui,” kata Dr Fendi Setyawan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unej.

Mewakili pihak Unej, Dr Fendi meminta panitia menjabarkan secara detail tiap agenda acara, mempertimbangkan semua hal, mulai dari perizinan, waktu, tempat, surat-menyurat, para tamu undangan, dan kemungkinan kendala serta antisipasinya.

“Misalnya, agenda makan tamu penting waktunya sangat pendek dengan agenda Munas, dan lainnya lagi misalnya pertimbangan tempat acara senam dan finish jalan sehat, sebaiknya dimana, depan Gedung Perpustakaan Unej?” tanya Dr Fendi Setyawan.

Sebagai bentuk keseriusan pihak Unej untuk menyukseskan jalannya Munas, pihak Rektorat Unej juga akan melibatkan langsung para personel yang memiliki kompetensi dalam mengelola acara.

Dr Fendi Setyawan juga menyampaikan usulan pentingnya program “bapak asuh” dan “anak asuh” untuk dibahas dalam Munas KAUJE VI. Program ini untuk menjembatani lulusan Unej agar bisa magang dan pemberian beasiswa dari alumni (KAUJE) kepada mahasiswa Unej.

Wakil Ketua Umum PP KAUJE, Bawon Adi Yitoni menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan pihak Unej. Terkait program bapak asuh, anak asuh, pihaknya sangat mendukung usulan tersebut.

“Mengenai program bapak asuh, anak asuh, kita (KAUJE) sangat mendukung. Karena di samping bisa masuk dalam program kepengurusan, Ketua KAUJE, M Sarmuji juga sangat concern dalam bidang sosial,” ujar Bawon Adi Yitoni.

Hasil dari rapat koordinasi ini, Sekretaris Panitia MUNAS KAUJE VI, Rendra Wirawan mengatakan panitia akan mengambil langkah-langkah sinkronisasi antarbidang, dimana masing-masing koordinator bidang merinci dengan detail apa saja yang akan dikerjakan sesuai tugasnya. “Dengan demikian, di tengah keterbatasan waktu persiapan ini kita bisa membuat acara berjalan dengan baik,” harap Rendra Wirawan. (nsl)