Apkasi Sambut Baik Ajakan Apeksi untuk Saling Bersinergi

oleh -
Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua Apeksi Bima Arya Sugiarto dalam acara syukuran HUT Ke-21 Apkasi di Jakarta, Senin (31/05/2021). (Foto: sonaindonesia.com/humas apkasi-erkoes)

Jakarta, SonaIndonesia.com – Sebelum menggelar peringatan ulang tahunnya yang ke-21, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) melakukan rapat koordinasi dengan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). Rakor ini digelar dalam rangka membangun sinergi keduanya dalam mencari solusi-solusi atas permasalahan di daerah.

Ketua Umum Apkasi Sutan Riska menyampaikan terima kasih dan menyambut baik ajakan Apeksi untuk saling bersinergi.

“Saya setuju dengan Kang Bima selaku Ketua Apeksi yang bilang bahwa kalau Apkasi dan Apeksi sudah bersinergi, selesailah urusan kita di daerah masing-masing,” ujarnya bersemangat.

Sutan juga mengatakan bahwa isu-isu strategis terkait dengan pelaksanaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), One Single Submission (OSS), Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan masalah-masalah penting lainnya yang dihadapi di daerah akan menjadi rekomendasi bersama Apkasi dan Apeksi untuk disampaikan ke pemerintah pusat, baik melalui kementerian terkait maupun langsung kepada Presiden.

“Karena Apkasi dan Apeksi sudah satu suara, maka diharapkan aspirasi kita ini akan didengar oleh pusat,” tambah Sutan.

Ketua Apeksi Bima Arya Sugiarto pun dengan mantap menegaskan bahwa sinergi Apkasi-Apeksi ke depan harus lebih ditingkatkan.

“Memang kalau kita bersama satu suara, rasanya tidak mungkin tidak didengar. Apeksi saja merepresentasikan 70 juta populasi penduduk di Indonesia dengan sekitar Rp200 triliun APBD, ditambah Apkasi, sisanya 200 juta penduduk di tanah air ini dengan lebih besar lagi APBD-nya,” tutur Wali Kota Bogor ini.

Bima Arya melanjutkan bahwa suara daerah ingin didengar itu bukan karena kepentingan kepala daerah saja, tapi ada konstituen dan ada kebaikan di situ. Ia menambahkan,

“Seringkali kita sebagai kepala daerah ini ujungnya seolah-olah disudutkan, kurang ini kurang itu, sementara tanggung jawab kita berat dan penghasilan kita terbatas. Namun perlu dipahami bahwa kita tentu saja tidak sedang menolak kebijakan pusat, karena yang namanya UU pemerintahan daerah ini kita kan sami’na wa atho’na, kita ini menjadi bagian dari pemerintah pusat,” ujar Bima.

Bima Arya berharap dengan jalur komunikasi Apkasi-Apeksi yang sedang dibangun ini menjadi salah satu alternatif bagi kita dalam menyuarakan aspirasi daerah ke pusat.

“Kita bisa sepakati bersama untuk meningkatkan intensitas pertemuan baik di Jakarta maupun di beberapa daerah dengan melakukan kegiatan bersama,” tambahnya lagi. (humas apkasi/erkoes)