Pamekasan Madura, Sona Indonesia.com – Dibulan suci Ramadhan tahun 2026/1447 H, PLN UP3 Madura menyalurkan bantuan listrik gratis kepada masyarakat kurang mampu melalui program Light Up The Dream ( LUTD ) di kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur,
Kegiatan LUTD berlangsung serentak dan diikuti oleh PLN di seluruh Indonesia. Rabu, 04/03/2026.
Fahmi Fahresi, Manager PLN UP3 Madura, menyampaikan bahwa program LUTD merupakan agenda rutin tahunan yang bersumber dari sedekah para pegawai PLN. Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu agar dapat menikmati listrik secara mandiri dan layak.
“Ini merupakan program agenda rutin tahunan. Kami para pegawai menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu masyarakat yang membutuhkan listrik gratis,” ujar Fahmi.
Kehadiran PLN tidak hanya sebatas penyedia layanan kelistrikan, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat kabupaten Pamekasan dan Madura secara umum. Hingga hari ini sudah ada 27 titik rumah di wilayah Madura yang tidak layak huni, namun tetap di support agar bisa menyala listriknya.
Menurut Fahmi, kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial PLN kepada masyarakat. Selain pemasangan listrik gratis, PLN UP3 Madura juga menyalurkan santunan berupa paket sembako kepada warga.
Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Daerah ( Sekda ) Kabupaten Pamekasan, Drs.Taufikurrachman. Dan menyampaikan apresiasi atas program yang dijalankan PLN karena dinilai sejalan dengan misi Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam upaya mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah mengapresiasi program ini, dan semoga bantuan yang diberikan PLN dapat dimanfaatkan dengan baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat penerima.” kata Taufik panggilan akrab Sekda.
Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Moh. Fikri Adzim, warga Desa Konang, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan. Menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas bantuan yang diterima. Selama ini, keluarganya belum memiliki sambungan listrik sendiri dan harus menumpang aliran listrik dari rumah tetangga. Dengan adanya program LUTD dari PLN, keluarganya kini telah memiliki kWh meter secara mandiri.
“Saya sangat bersyukur dan bangga. Bantuan ini sangat membantu keluarga kami untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman,” kata Fikri dengan senyum bahagia.
( Dhen _ Prie )












