Kediri, SonaIndonesia.com – Sebanyak 1.406 wisudawan dan wisudawati Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri resmi dikukuhkan pada Sidang Terbuka Senat Universitas, dalam rangka Wisuda ke-67 Program Diploma, Sarjana, dan Magister Tahun 2025, Senin (27/10/2025) di Hotel Insumo Kediri.
Acara ini menjadi puncak perjalanan akademik para mahasiswa yang kini resmi menyandang gelar sarjana dan siap berkontribusi untuk masyarakat.
Rektor: Pendidikan Mengubah Nasib
Dalam sambutannya, Rektor UNP Kediri Dr. Zainal Afandi, M.Pd. menegaskan pentingnya pendidikan sebagai jalan mengubah nasib.
“Semoga melalui pendidikan, saudara benar-benar dapat mengubah nasib diri dan keluarga. Di tengah persaingan ketat mendapatkan mahasiswa baru tahun ini, UNP masih dipercaya masyarakat. Ini adalah modal besar untuk keberlanjutan kampus,” ujar Zainal.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, Kementerian Pendidikan, pengurus besar PGRI, serta Pemerintah Kota Kediri yang terus mendukung kemajuan UNP Kediri.
“Semoga segala upaya bapak ibu dicatat Allah SWT sebagai amal kebajikan,” tutupnya.
Wali Kota: Jadilah Lulusan yang Produktif dan Berintegritas
Turut hadir Wali Kota Kediri, Hj. Vinandha Prameswati, yang memberikan apresiasi atas kolaborasi UNP dengan Pemkot dalam berbagai bidang, termasuk kajian Hari Jadi Kota Kediri dan program beasiswa Mitra Mapan.
“UNP tidak hanya menjalankan Tri Dharma perguruan tinggi, tetapi juga berperan dalam menciptakan masyarakat produktif dan maju. Program Mitra Mapan memastikan potensi terbaik di Kota Kediri tidak terhalang faktor ekonomi,” ujar Vinandha.
Ia berpesan agar para wisudawan tidak berhenti belajar dan terus menjadi agen perubahan.
“Kecerdasan tanpa integritas adalah bahaya. Jadilah pribadi agamis, jujur, dan amanah. Jangan hanya mencari pekerjaan, tapi ciptakan lapangan pekerjaan. Lulusan UNP harus menjadi duta yang membuat Kota Kediri bangga,” pesannya.
Di akhir sambutan, Wali Kota bahkan berpantun:
Mawar merah di tepi taman, indah dipandang sepanjang zaman.
Selamat wisuda para insan mapan, semoga sukses penuh harapan.
PGRI Jatim: Awali dan Akhiri dengan Kejujuran
Sementara itu, Ketua PGRI Jawa Timur, Joko Waluyo, berpesan agar setiap lulusan menjadikan kejujuran sebagai fondasi kesuksesan.
“Tanpa integritas, kecerdasan menjadi berbahaya. Awalilah dengan kejujuran, akhiri juga dengan kejujuran. Dunia kerja memerlukan orang yang jujur dan punya logika kuat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi capaian UNP Kediri yang dipercaya masyarakat dengan jumlah mahasiswa baru lebih dari 2.000 orang tahun ini.
“Ini bukti kualitas UNP Kediri yang semakin diakui publik,” tambahnya.
Wisudawan Terbaik: IPK Sempurna 4.00
Momen wisuda ini juga melahirkan sejumlah lulusan terbaik dari berbagai program studi.
Di antaranya:
- Yuliana Wulandari – PPKn (IPK 3.90)
- Yolanda Rensia Gigik – PBSI (IPK 3.85)
- Hero Ingga Syahrial – Pendidikan Bahasa Inggris (IPK 3.93)
- Annisa Mutiara Vani – PG-PAUD (IPK 3.97)
- Evi Dwi Septianingsih – Pendidikan Ekonomi (IPK 3.96)
- Nurma Kusnun Kodriyah – PJKR (IPK 3.89)
- Inna Fatahna – Teknik Informatika (IPK 4.00)
Salah satu wisudawan berprestasi, Inna Fatahna dari Teknik Informatika, meraih IPK sempurna 4.00.
Ketika ditanya rahasianya, Inna menjawab dengan rendah hati:
“Resepnya itu mudah, cukup doa ibu. Dengan doa ibu, semua perjalanan hidup jadi lancar. Jangan lupa minta restu orang tua, karena itu titik awal kehidupan yang sukses dan berkah.”
Inna juga menambahkan, rutinitas sederhana adalah kunci konsistensi.
“Rutin bersedekah, rutin belajar, rutin berbagi ilmu. Dan satu lagi, sering tidur. Kalau nggak tidur, otak nggak fokus,” katanya sambil tersenyum.
Ke depan, Inna berencana menjadi programmer IT profesional dan berharap bisa melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
“Teknologi berkembang sangat pesat. Kita harus terus berinovasi agar bisa membawa perubahan, tidak hanya di Indonesia tapi juga ke dunia internasional,” ujarnya.
Wisuda sebagai Awal, Bukan Akhir
Prosesi wisuda UNP Kediri tahun ini tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga perayaan nilai: kerja keras, integritas, dan harapan.
Seperti disampaikan Rektor, wisuda bukan akhir perjuangan, melainkan awal perjalanan panjang untuk memberi manfaat bagi bangsa. (das)









