Telkom AI Connect Papua berkolaborasi dengan fotografer profesional lokal untuk membekali anak muda Papua memanfaatkan AI dalam fotografi, content creation, dan personal branding.
Jayapura, 22 September 2026 – Telkom AI Connect Papua berkolaborasi dengan profesional fotografi lokal untuk memperkenalkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia fotografi kepada anak muda Papua. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Coaching Class AI for Papuan Youth Series 1 bertema “Pemanfaatan AI dalam Dunia Photography” yang berlangsung di Telkom AI Center of Excellence Papua, Kotaraja, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 15.00 WIT tersebut diikuti 15 peserta yang terdiri atas mahasiswa dan pekerja swasta. Menghadirkan Ezra Sanggenafa, profesional fotografer, sebagai narasumber, kegiatan membekali peserta dengan pemahaman mengenai perkembangan AI serta penerapannya dalam mendukung proses kreatif, pekerjaan fotografi, content creation, dan personal branding.
Business and Community Lead Telkom AI Connect Papua, Raquela Sanggenafa, mengatakan pengenalan AI kepada anak muda perlu diarahkan pada pemanfaatan yang relevan dengan minat dan bidang yang mereka geluti. Menurutnya, fotografi menjadi salah satu ruang kreatif yang dapat memanfaatkan AI tanpa menghilangkan peran manusia dalam menghasilkan karya.
“Kami ingin anak muda Papua tidak hanya mengenal AI sebagai teknologi yang sedang berkembang, tetapi juga melihat bagaimana teknologi ini bisa digunakan untuk mendukung keterampilan dan kreativitas yang sudah mereka miliki. Dalam fotografi, AI dapat menjadi alat bantu untuk mengeksplorasi ide, mempercepat proses kerja, dan membuka ruang kreativitas baru, sementara karakter dan sentuhan manusia tetap menjadi bagian penting dari sebuah karya,” ujar Raquela.
Mengenal AI sebagai Creative Assistant
Materi kegiatan diawali dengan pengenalan konsep dasar AI dan perkembangannya dalam industri kreatif. Peserta diajak melihat berbagai kemungkinan penggunaan AI dalam fotografi, mulai dari mencari inspirasi, mengembangkan ide, menyusun konsep visual, hingga membantu proses kreatif.
Ezra juga memperkenalkan AI sebagai creative assistant yang dapat membantu fotografer bekerja lebih efektif. Pemanfaatan tersebut dapat diterapkan pada sejumlah tahapan, seperti pengembangan konsep, pencarian referensi visual, penyusunan moodboard, editing, pengembangan konten, hingga personal branding.
Pendekatan tersebut menekankan bahwa penggunaan AI bukan untuk menggantikan kreativitas fotografer. Sebaliknya, teknologi dapat digunakan untuk mendukung proses eksplorasi sehingga fotografer dapat lebih fokus pada kreativitas, storytelling, dan karakter visual yang ingin dibangun.
Peserta Praktik Mengembangkan Ide Fotografi dengan AI
Tidak berhenti pada pemaparan materi, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mencoba langsung pemanfaatan AI dalam proses kreatif. Dalam sesi praktik, peserta diarahkan untuk mengembangkan ide fotografi dengan bantuan AI dan mempelajari cara menyusun prompt agar dapat menghasilkan keluaran yang sesuai dengan kebutuhan.
Sesi berlangsung secara interaktif dengan peserta yang mencoba berbagai kemungkinan, mengevaluasi hasil, serta berdiskusi mengenai penggunaan AI dalam proses kreatif. Praktik tersebut memberikan pengalaman langsung agar peserta tidak hanya memahami konsep AI, tetapi juga mulai mengeksplorasinya untuk menghasilkan karya.
Selain praktik, sesi coaching, discussion & Q&A memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi mengenai tantangan dalam fotografi dan content creation. Pembahasan turut menyoroti pentingnya mempertahankan orisinalitas, identitas visual, dan sentuhan personal ketika memanfaatkan teknologi AI.
Membuka Peluang Anak Muda di Industri Kreatif
Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan wawasan mengenai peluang penggunaan AI dalam perkembangan industri kreatif dan dunia kerja. Kemampuan menggunakan AI secara kreatif dinilai dapat menjadi keterampilan tambahan bagi anak muda yang ingin mengembangkan kemampuan di bidang fotografi, content creation, maupun personal branding.
Pada sesi refleksi, peserta didorong untuk mulai menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara mandiri, sekaligus tetap memperhatikan kreativitas, orisinalitas, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab.
Coaching Class AI for Papuan Youth Series 1 menjadi bagian dari upaya Telkom AI Connect Papua untuk mendekatkan teknologi AI dengan kebutuhan dan minat anak muda di Papua. Melalui kolaborasi dengan pelaku industri kreatif lokal, pengenalan AI tidak hanya dilakukan melalui teori, tetapi juga melalui pengalaman praktis yang relevan dengan bidang yang dekat dengan peserta.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan dilanjutkan dengan interaksi informal antara peserta, narasumber, dan penyelenggara. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Telkom AI Connect Papua mendorong anak muda Papua untuk melihat AI sebagai salah satu alat yang dapat membantu mengembangkan keterampilan, menghasilkan karya, dan mengeksplorasi peluang baru di industri kreatif.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES







