74 Personel Polres Pamekasan Madura Terima Tanda Kehormatan Satyalencana Pengabdian

oleh -
oleh

Pamekasan Madura, SonaIndonesia.com – Sebanyak 74 personel Polres Pamekasan, Madura mendapat penghargaan Satyalencana Pengabdian. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penghargaan dari negara atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian para personel selama menjalankan tugas di Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Wakapolres Pamekasan Kompol Hendry Soelistiawan, SE, MH, mewakili Kapolres memimpin langsung Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalencana Pengabdian di Lapangan Apel Mapolres Pamekasan, Rabu (28/1/2026).

Penghargaan Satyalencana diberikan kepada para personel Polri yang telah mengabdi selama 32 tahun, 24 tahun, 16 tahun dan 8 tahun. Penghargaan secara simbolis diberikan kepada para personel yang masing-masing mewakili kelompok masa baktinya.

Kapolsek Tlanakan AKP Tamsil Efendi, SH, MM menerima penghargaan Satyalencana Pengabdian mewakili kelompok masa bakti 32 tahun. KBO Satlantas Polres Pamekasan IPDA Yoyok Tri Cahyono, SH mewakili kelompok masa bakti 24 tahun. Banit I Satintelkam Polres Pamekasan Bripka Harmanto mewakili para penerima Satyalencana Pengabdian masa bakti 16 tahun. Dan para penerima Satyalencana Pengabdian 8 tahun diwakili oleh Banit Regident Satlantas Polres Pamekasan Brigpol Agus Sumartono, SH.

Dalam sambutannya, Wakapolres Pamekasan Kompol Hendry Soelistiawan mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi negara atas loyalitas dan pengabdian personel Polri.

“Penganugerahan Satyalencana Pengabdian ini adalah kehormatan sekaligus motivasi agar seluruh personel terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta dedikasi dalam melayani masyarakat. Dan pengabdian yang dilandasi integritas, loyalitas, serta tanggung jawab moral yang tinggi terhadap institusi Polri, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Hendry panggilan akrab Wakapolres.

Wakapolres Pamekasan juga mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh penerima tanda kehormatan. Ia menegaskan bahwa prestasi dan keteladanan yang ditunjukkan para penerima patut menjadi contoh dan inspirasi bagi seluruh anggota Polri lainnya.

Hendry berharap para penerima tanda kehormatan dapat terus menjadi figur panutan, mentor, dan motivator bagi generasi Polri selanjutnya.

“Pengabdian yang tulus, disiplin yang konsisten, serta dedikasi tanpa cela akan selalu mendapatkan penghargaan dan tempat terhormat dari negara,” tutur Hendry.

Satyalencana Pengabdian merupakan penghargaan tertinggi dari Negara yang dianugerahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia kepada anggota Polri yang memenuhi persyaratan ketat, baik dari aspek masa dinas, integritas moral, maupun kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas yang diberikan kepadanya. (dhen_prie)