Semarang, September 2026 – BINUS @Semarang menghadirkan SEWUNARA (Semarang International Art & Design Festival) 2026, sebuah perayaan kreatif berskala internasional yang mempertemukan akademisi, industri, pemerintah, organisasi profesi, desainer profesional, seniman, dan mahasiswa dari berbagai negara untuk membuka dialog mengenai masa depan kota. Mengusung tema “Kota Masa Depan”, SEWUNARA berlangsung pada 25 September hingga 10 Oktober 2026 di BINUS IMMERSIVE GALLERY, BINUS University @Semarang, dengan mengajak para desainer, seniman, dan visioner dari seluruh dunia untuk membayangkan kembali kota-kota masa depan yang dibangun melalui kolaborasi, empati, kreativitas, teknologi, serta nilai-nilai kemanusiaan.
Nama SEWUNARA berasal dari kata sewu yang berarti seribu dan narasi yang berarti cerita. Filosofi tersebut menggambarkan SEWUNARA sebagai ruang di mana seribu cerita bertemu untuk memantik kemungkinan-kemungkinan baru. Lebih dari sekadar festival seni dan desain, SEWUNARA menjadi ruang dialog lintas disiplin dan lintas negara yang mempertemukan beragam perspektif mengenai kehidupan, kreativitas, teknologi, dan bagaimana kota dapat berkembang di masa depan.
SEWUNARA dirangkai oleh Program Desain Komunikasi Visual (DKV) BINUS @Semarang, dengan dukungan dari Program Teknik Industri dan Ilmu Komputer, serta bekerja sama dengan AIDIA (Asosiasi Profesional Desain Komunikasi Visual Indonesia), Pemerintah Kota Semarang, dan Komite Ekonomi Kreatif Kota Semarang. Melalui kolaborasi ini, SEWUNARA mempertemukan seluruh civitas akademika BINUS University, AIDIA, Komite Ekonomi Kreatif, desainer profesional, serta mahasiswa dari 33 negara dalam satu ekosistem kreatif. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk membuka dialog mengenai “Kota Masa Depan” dari berbagai sudut pandang, mulai dari akademisi, industri, pemerintah, organisasi profesi, profesional desain, hingga mahasiswa.
“SEWUNARA menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai perspektif dan narasi tentang masa depan. Kami percaya bahwa kota masa depan tidak hanya dibentuk oleh teknologi, tetapi juga oleh kreativitas, kolaborasi, empati, dan kemampuan manusia untuk memahami kebutuhan satu sama lain. Melalui festival ini, BINUS @Semarang ingin membuka dialog yang melibatkan akademisi, industri, pemerintah, organisasi profesi, desainer, hingga mahasiswa dari berbagai negara,” ujar Direktur Kampus BINUS University @Semarang, Dr. Fredy Purnomo, S.Kom., M.Kom.
Sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan akan inovasi dalam membentuk masa depan, BINUS @Semarang juga menghadirkan Digital Transformation and AI Experience Campus sebagai bagian dari pengalaman SEWUNARA. Kehadiran ini memperkuat eksplorasi mengenai bagaimana transformasi digital dan Artificial Intelligence (AI) dapat menjadi bagian dari proses kreatif serta membuka kemungkinan baru dalam merancang pengalaman, ruang, dan kehidupan perkotaan di masa depan. Teknologi tidak hanya dipandang sebagai alat, tetapi juga sebagai bagian dari dialog mengenai bagaimana inovasi dapat dikembangkan secara kreatif, inklusif, dan tetap berpusat pada manusia.
“Digital transformation dan AI memberikan kita banyak kemungkinan baru, tetapi pertanyaan terpentingnya tetap berada pada manusia, bagaimana teknologi tersebut digunakan untuk menciptakan pengalaman dan solusi yang memberikan dampak positif. Inilah yang ingin kami eksplorasi melalui SEWUNARA, dengan mempertemukan perspektif desain, teknologi, industri, pendidikan, dan masyarakat,” lanjut Dr. Fredy Purnomo.
SEWUNARA 2026 hadir melalui rangkaian program yang mencakup Twin Class, Workshop, IP Summit, Art & Design Exhibition, Talkshow & Congress, Performance Art, Immersive Exhibition, serta berbagai kegiatan kolaboratif lainnya. Rangkaian tersebut dirancang tidak hanya sebagai ruang untuk menikmati karya, tetapi juga sebagai wadah pertukaran pengetahuan, pembelajaran, eksperimen, dan kolaborasi antar peserta dari berbagai latar belakang dan negara. Kehadiran peserta dari 33 negara turut memperluas perspektif dalam membicarakan masa depan kota, sehingga gagasan mengenai “Kota Masa Depan” dapat dilihat tidak hanya dari konteks lokal, tetapi juga melalui pengalaman dan pendekatan global.
Melalui SEWUNARA 2026, seni, desain, dan teknologi dipertemukan dalam pengalaman yang imersif sekaligus menjadi ruang untuk mengeksplorasi cara baru dalam menikmati karya dan memahami bagaimana kreativitas serta teknologi dapat membentuk pengalaman manusia di masa depan. Lebih dari sebuah festival seni dan desain, SEWUNARA menjadi ruang pertemuan bagi seribu narasi dari berbagai latar belakang untuk memantik ide, kolaborasi, dan kemungkinan baru dalam membentuk kota yang lebih kreatif, adaptif, inklusif, dan tetap berorientasi pada manusia.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES







