Dr. Sarjilah: Lulusan Sekolah Kejuruan Harus Menjawab Kebutuhan Pasar Kerja

oleh -
Dr. Dra. Sarjilah, M.Pd., Kepala Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Seni dan Budaya. (Foto: SonaIndonesia.com/ika)

Yogyakarta, SonaIndonesia.com – Kepala Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya, Dr. Sarjilah, M.Pd. mengajak dunia usaha dan dunia industri turut mengambil bagian mencerdaskan bangsa. Melalui rapat koordinasi antara BBPPMPV Seni dan Budaya dengan pelaku dunia usaha diharapkan dapat meningkatkan kompetensi lulusan sekolah kejuruan yang dapat menjawab kebutuhan dunia kerja.

“Bila kita ikut ambil bagian dalam mencerdaskan kehidupan bangsa ini, Insyaallah ini akan menjadi sebuah torehan tintas emas bagi bangsa Indonesia, bahwa bapak ibu di dunia usaha dan dunia industri turut ambil bagian mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Sarjilah saat membuka rakor Link and Match.

Peluang usaha seni dan budaya dimasa akan datang sangat besar terutama di dunia industri kreatif. Kesempatan itu terbuka lebar di era milineal dengan banyaknya dunia usaha yang bergerak di industri kreatif dan seni.

Baca Juga :

“Justru pada saat inilah saatnya kita menunjukkan bahwa seni budaya dan industri kreatif sangat berperan di era dunia milineal,” sambung Ketua BBPPMPV Seni dan Budaya, Sarjilah.

Rendahnya lulusan Sekolah Kejuruan atau SMK yang memiliki kualitas sesuai dengan standar kebutuhan dunia industri dan usaha mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan khususnya BBPPMPV Seni dan Budaya Yogyakarta menggelar rakor link and match dengan dunia industri dan usaha.

Peserta rakor link and match BBPPMPV Seni dan Budaya dengan dunia usaha dan industri, Sabtu (10/04/21). (Foto: SonaIndonesia.com/ika)

Rakor dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 8 hingga 10 April 2021 dan diikuti oleh 38 dunia usaha dan industri. Kehadiran dunia usaha dan industri dalam forum rakor ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dan lulusan SMK yang sesuai dengan pemangku kepentingan.

“Kami akan mewujudkan pendidikan vokasi seni dan budaya yang berkualitas sesuai dengan standar kebutuhan dunia industri dan dunia kerja kekinian,” kata Sigit Purnomo, Koordinator Program Kerjasama dan Data Informasi BBPPMPV Seni dan Budaya.

Rakor diakhiri dengan penandatanganan naskah kerjasama antara BBPPMPV Seni dan Budaya dengan dunia usaha dan dunia kerja industri. (ika)