Dukung Agar Rutin Diadakan, Bupati Pamekasan Buka Langsung Pamekasan Expo 2025

oleh -
oleh

Pamekasan, SonaIndonesia.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-12, komunitas anak muda Gapura menggelar Pamekasan Expo 2025 di Area Monumen Arek Lancor Kabupaten Pamekasan. Kegiatan yang disandingkan dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke-80 ini menyuguhkan berbagai even seperti pameran otomotif, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, bazar murah dan pecah belah, Rabu (13/8/2025).

Bupati Pamekasan Kholilurrahman membuka langsung acara Expo 2025 ini, yang turut dihadiri oleh pimpinan perbankan peserta expo, manager Liek Motor, manager Daihatsu Madura, dan para pimpinan pelaku usaha yang mengikuti expo.

Ketua panitia, Luthfiadi mengatakan tujuan penyelenggaraan Pamekasan Expo 2025 adalah di samping untuk memberikan hiburan kepada masyarakat Kabupaten Pamekasan Madura juga sebagai wadah bagi para pelaku usaha untuk mempromosikan produk unggulannya.

“Kami akan selalu hadir dan bersinergi dengan Pemkab Pamekasan untuk mewadahi semua kegiatan, baik hiburan, kesenian, pameran, bazar murah dan olahraga. Terima kasih kami sampaikan kepada Bupati Pamekasan yang sudah hadir sekaligus membuka langsung acara Expo Pamekasan 2025, serta kepada seluruh pelaku usaha, baik perbankan, UMKM dan lain sebagainya,” ujar Luthfiadi.

Sementara itu Bupati Pamekasan, Kholilurrahman berharap panitia banyak mengangkat seni budaya daerah agar lebih dikenal oleh generasi muda. Menghidupkan kembali dan melestarikan budaya warisan leluhur seperti kerapan sapi-sapi sonok, dan lain sebagainya. Menjadikan media sebagai sarana untuk mempromosikan potensi unggulan daerah baik potensi ekonomi, budaya, dan pariwisata Kabupaten Pamekasan.

“Pemerintah daerah bersama dengan stakeholder yang lain di antaranya Gapura yang merupakan komunitas anak muda bersama-sama untuk menguji perhatian khusus terhadap sektor industri dan ekonomi kreatif dengan menjadikan momentum dari ulang tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai ajang kreasi,” tegasnya.

Sektor pariwisata, lanjut Bupati, berperan penting dalam pembangunan ekonomi, oleh karenanya ia sangat mendukung jika kegiatan seperti ini bisa terus diadakan secara rutin, misalnya tiga bulan sekali.

“Untuk itu saya mengucapkan terima kasih (kepada) yang telah menginisiasi sekaligus penyelenggara kegiatan pada malam ini sebagai salah satu instrumen penggerak perekonomian masyarakat. Oleh karena itu saya yakin pemberdayaan ekonomi dengan pendekatan kebudayaan akan membawa angin segar bagi pembangunan ekonomi di Kabupaten Pamekasan,” ujar Bupati.

Menurut Kholilurrahman, memang tidak mudah mewujudkan impian-impian besar. Semua elemen masyarakat harus ikut terlibat, merapatkan barisan, menyingsingkan lengan baju dengan penuh semangat.

“Ada dua jargon dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat yang telah dan sering kita sampaikan. Yang pertama adalah membangun sejahtera dari desa yang mengandung arti bahwa kita prioritaskan pembangunan masyarakat pedesaan. Karena ketika masyarakat pedesaan sudah sejahtera maka kesejahteraan itu akan mengalir ke perkotaan. Kedua jargon yang kita dengungkan adalah tidak ada rumah tanpa penghasilan, setiap rumah di Kabupaten Pamekasan harus mempunyai penghasilan sekecil apapun sehingga dengan demikian bisa berpartisipasi aktif di dalam pembangunan Pamekasan,” pungkas Kholilurrahman. (dhen prie)