Oleh: Malika Dwi Ana Pemilu 2024 telah melahirkan narasi politik yang sarat intrik, konspirasi, dan pragmatisme tingkat tinggi. Gatot Nurmantyo, dalam sebuah
Tag: Malika Dwi Ana
Euforia Amtenar: Warisan Kolonial dan Cita-Cita Kekuasaan di Tanah Jawa
Oleh: Malika Dwi Ana Cita-cita menjadi amtenar (ambtenaar, Belanda) —pejabat kolonial pada masa penjajahan—telah mengakar kuat dalam budaya masyarakat Jawa, sebuah warisan
Dari Budak Kini Dipalak Pajak: Elit Pejabat Ketawa Ngakak
Oleh: Malika Dwi Ana Mindset warisan penjajahan yang bikin rakyat Indonesia kayak jongos yang nurut aja dibegoin, bayar pajak buat dasi pejabat,
Membedah ‘Gaji Guru Beban Negara’
Oleh: Malika Dwi Ana Pernyataan “gaji guru beban negara,” ini terus terang memicu emosi, terutama karena guru dipandang sebagai profesi mulia yang
Paradoks Sri Mulyani
Oleh: Malika Dwi Ana Sri Mulyani, Menteri Keuangan yang diagungkan oleh dunia, dari Bank Dunia hingga IMF, sering dipuji sebagai teknokrat ulung.
Dari Nrimo ke Ngamuk: Pati Terjepit PBB
Oleh: Malika Dwi Ana Dalam konteks cerita wayang, rakyat yang sabar dan ‘nrimo ing pandum‘—menerima apa adanya dengan penuh kesabaran—sering disamakan dengan
PBB Melambung: Rakyat Dipalak Pajak!
Oleh: Malika Dwi Ana Rezim sekarang memang terjepit, nanggung utang proyek-proyek mercusuar warisan rezim sebelumnya yang minim kajian. Beban ini, seperti biasa,
KOPITALISME: Sebuah Buku tentang Politik Indonesia
Jakarta, SonaIndonesia.com – Sebuah buku setebal 298 halaman, ditulis oleh Malika Dwi Ana dan Agung Marsudi. Duet dua penulis beda gaya ini
Amnesti Berbasis Politik: Gus Nur Bebas, Bambang Tri Terpenjara
Oleh: Malika Dwi Ana Bambang Tri Mulyono menurut berita masih menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sragen, Jawa Tengah, setidaknya
Amnesti Politik dan Omon-Omon Oposisi
Oleh: Malika Dwi Ana Amnesti untuk Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP, dan abolisi untuk Tom Lembong, tokoh kunci di kubu Anies Baswedan, tampaknya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 4
- 5
- 6
- …
- 8
- Berikutnya

