Tujuh Warga Binaan Lapas Tulungagung Mendapat Remisi Khusus Natal

  • Whatsapp

Tulungagung, SonaIndonesia.com Tujuh warga binaan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 2B Tulungagung mendapat remisi khusus Natal 2022. Ketujuh nama WBP ini adalah separuh dari 14 nama yang diajukan untuk menerima remisi ke Kementerian Hukum dan HAM RI. Sementara tujuh nama lainnya tidak lolos karena belum memenuhi syarat administrasi, masa menjalani hukuman.

Remisi khusus Natal diserahkan secara simbolis kepada tujuh WBP oleh Kalapas Tulungagung, R.Budiman Priyatna Kusumah, mewakili pemerintah. Penyerahan remisi ini dirangkaikan dengan kegiatan perayaan Natal di aula R. Moestopo Lapas Tulungagung, Minggu (25/12).

Perayaan Natal dipimpin oleh Pendeta Frinatal dan dihadiri Kalapas Tulungagung beserta pejabat struktural dan warga binaan Lapas Tulungagung.

Mengawali kegiatan Misa Natal, Pendeta Frinatal mengucapkan terima kasih kepada Kalapas Tulungagung yang telah memfasilitasi perayaan Natal bagi warga binaan di Lapas Tulungagung.

“Kami atas nama pimpinan jemaat, mengucapkan terima kasih yang tak terhingga, karena kami orang-orang berdosa ini diberi fasilitas yang luar biasa dalam merayakan hari raya Natal tahun ini. Kami berdoa, semoga seluruh pimpinan dan staf di Lapas ini senantiasa mendapatkan kasih dan cinta Tuhan, yang akhirnya terus bisa berbuat kebaikan kepada umat manusia,” ungkap Pendeta Frinatal.

Usai pelaksanaan ibadah, acara dilanjutkan dengan seremonial sambutan Kalapas Tulungagung, sekaligus penyerahan remisi kepada warga binaan.

“Perayaan Natal merupakan salah satu program pembinaan kerohanian bagi warga binaan Nasrani Lapas Tulungagung. Pelaksanaan pembinaan kerohanian Lapas Tulungagung kali ini diwujudkan dengan memberikan fasilitas gereja dan sarana prasarananya untuk kegiatan ibadah,” ungkap Kalapas, yang belum genap satu bulan menjabat Kalapas Tulungagung.

Di momen perayaan Natal ini Kalapas berpesan, semoga damai Natal membawa berkah bagi semua. Kalapas juga mengucapkan selamat kepada warga binaan yang mendapatkan remisi khusus.

“Momentum Natal sebagai refleksi untuk dapat terus memperbaiki diri menjadi lebih baik,” pesan Kalapas yang lebih akrab disapa Mas Kalapas. (dni)