Aksi Pria Buang dan Tendang Sesajen di Kawasan Bencana Panen Kecaman

  • Whatsapp
Tangkapan layar aksi seorang pria membuang sesajen makanan di Kawasan Bencana Semeru, tepatnya di Dusun Sumbersari, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang. (Foto: sonaindonesia.com/ist.)

Lumajang, SonaIndonesia.com – Sebuah tayangan video memperlihatkan aksi seorang pria membuang dan menendang sesajen di Kawasan Bencana Semeru, tepatnya di Dusun Sumbersari, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang viral di linimassa.

Sontak aksi pria tersebut menuai kecaman berbagai pihak. Salah satunya dari Ketua GP Ansor Lumajang, Abdul Mughits Naufal. Menurutnya, tindakan yang dilakukan pria berbaju hitam dengan kombinasi abu-abu itu menyalahi nilai-nilai keislaman, kebudayaan dan keindonesiaan.

“Perbuatan itu jauh dari etika beragama umat Islam dan merusak kerukunan umat beragama di Lumajang, karena itu masuk ke isu SARA,” ungkap Ketua GP Ansor Lumajang, Abdul Mughits Naufal saat dikonfirmasi SonaIndonesia.com, Senin (10/1).

Kecaman serupa juga diungkapkan Bupati Lumajang dan Kepala Kemenag Lumajang. Bupati Lumajang, Thoriqul Haq memastikan telah mengintruksikan jajarannya untuk mencari terduga dua pelaku yang memancing isu SARA ini.

Pihaknya bahkan menegaskan, agar seluruh masyarakat atau kelompok tertentu untuk tidak mencampuri urusan kemanusiaan dengan persoalan ideologi tertentu.

“Siapapun yang datang ke Lumajang, harus atas dasar kemanusiaan (Bencana Semeru) bukan untuk urusan yang lain, makanya saya minta agar orang ini dicari untuk diklarifikasi pernyataannya dalam video itu,” terang Cak Thoriq.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Muhammad Muslim, menyayangkan dan mengimbau masyarakat lintas agama untuk tidak terprovokasi oleh aksi dalam video tersebut dengan melakukan hal-hal tidak terpuji.

“Saya minta semua tokoh agama di Lumajang untuk tidak terprovokasi, dan percayakan pada kami (pemerintah) untuk menyelesaikan persoalan ini,” pungkas Kepala Kemenag Lumajang, Muhammad Muslim.

Sebagaimana diketahui, video berdurasi 43 detik itu memperlihatkan dua orang tengah membuang dan menendang sesajen makanan di dua tempat, yakni di bantaran Sungai Besuk Kobokan dan di sebuah patung sesaji.

Diduga, video ini diambil dua hari yang lalu, tepatnya di kawasan Blok Kamar A, Dusun Sumbersari, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo Lumajang. (rokhmad)