Hadiah Kejutan, Juara Putri Otonomi Indonesia 2022 Jabat Wamendagri Sehari

oleh -
oleh
Wamendagri John Wempi Wetipo didampingi Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan menyematkan Mahkota Juara POI 2022 kepada Gresita Fenny Yohana Siahaan di malam Grand Final Pemilihan POI 2022 yang berlangsung di Kabupaten Bogor, Sabtu (18/6/2022). (Foto: sonaindonesia.com/hms-apkasi/erkoes)

Terkait rencananya menunjuk pemenang POI 2022 dan menggantikannya selama sehari, John Wempi mengaku sudah meminta izin kepada Mendagri.

“Ini apresiasi kita, nanti dia mewakili generasi milenial Indonesia, kalau dia duduk di sana sebagai Wamendagri, dia akan bilang, wah saya bangga, meskipun sehari, saya bisa menjadi Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia,” terangnya.

John Wempi lantas menambahkan, apresiasi ini dimaksudkan untuk memberikan semangat kepada generasi muda bahwa semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin di Indonesia. Menurutnya, berbagai perbedaan tak lagi menjadi sesuatu yang harus diperdebatkan, tapi justru mengokohkan rasa kesatuan dan persatuan bagi bangsa ini.

Gresita diharapkan mampu mewakili generasi muda yang bisa memiliki pemahaman yang utuh terhadap pelaksanaan otonomi daerah yang ke depan siap menerima tongkat estafet kepemimpinan nasional dalam koridor NKRI dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Di ajang Final Pemilihan POI 2022 sendiri, selain Gresita Fenny Yohana Siahaan terpilih sebagai juaranya, tampil juga para pemenang lainnya, di antaranya: Juara Runner-up 1 diraih Faradissa Djasmine Anderson (Kabupaten Kebumen), Juara Runner-up 2 diraih Safira Hasna Nada (Kabupaten Banyumas), Juara Runner-up 3 diraih Shafira Zahrah Nabilla (Kabupaten Bandung) dan Destika Meilani Almusyarofah (Kabupaten Bogor) tampil sebagai Juara Favorit.

Selain itu ada juga 7 pemenang duta, masing-masing: Widyah Agustivany (KabupatenDharmasraya) sebagai Duta Pariwisata & Ekonomi Kreatif, Rizqita Cahyani Mulia (Kabupaten Kotawaringin Timur) sebagai Duta Investasi, Bonanza Octyokora Fayaseaco Putri Mandalika (Kabupaten Serang) sebagai Duta Anti Narkoba, Estevina Fiona Gabriel Dien (Kabupaten Minahasa) sebagai Duta Energi Terbarukan, Susiko Loipebina Ginting (Kabupaten Karo) sebagai Duta Lingkungan Hidup, Nur Latifah (Kabupaten Deli Serdang) sebagai Duta Empat Pilar Kebangsaan dan Aqeela Jenifer Thurai (Kabupaten Karanganyar) sebagai Duta Keluarga Berencana.

Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan menjelaskan bahwa event POI ini dimaksudkan untuk menjaring para putri daerah yang memiliki prestasi namun selama ini belum dioptimalkan.

“Apkasi melihat sesungguhnya banyak sekali putri-putri daerah kabupaten yang memiliki talenta yang menjanjikan untuk diangkat ke level nasional, bahkan internasional,” terang Bupati Dharmasraya ini.

Sutan Riska menambahkan Apkasi memiliki kewajiban moral untuk memfasilitasi talenta-talenta daerah ini sekaligus menjadikan generasi muda sebagai penyambung lidah Apkasi dan ujung tombak serta wajah otonomi daerah untuk bisa mengeksplorasi berbagai komoditi unggulan, peluang investasi, destinasi wisata dan ekonomi kreatif yang dimiliki 416 pemerintah kabupaten selaku anggota Apkasi.

“Mereka diharapkan mampu menerjemahkan makna otonomi daerah secara luas dengan bahasa-bahasa yang luwes dan menjadi influencer di kalangan anak muda untuk menularkan spirit yang sama dan lebih aware dengan potensi-potensi di sekitarnya,” tukasnya.