Jokowi: Kita Patut Bersyukur, Meskipun Perekonomian Dunia Sedang Sulit, Pertumbuhan Ekonomi Kita Stabil

oleh -36 views
Para bupsti berswafoto dengan Presiden Jokowi di tangga Istana Merdeka, Senin (12/11/2018) usai beraudiensi dan diskusi mengenai persoalan di daerah. (Foto: Istimewa)

Jakarta, SonaIndonesia.com – Saat menerima kunjungan 31 bupati yang difasilitasi oleh Apkasi, Presiden Jokowi mengaku ingin menyampaikan beberapa informasi mengenai kondisi ekonomi. Saat ini, kondisi ekonomi dunia pada posisi yang sulit dan tidak menguntungkan Indonesia.

“Kita tahu ada masalah-masalah ekonomi di Turki, Argentina, Brazil, Venezuela yang krisis sampai inflasinya ratusan persen. Kemudian perang dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat yang sampai saat ini pun juga belum ada tanda-tanda mereda,” katanya sambil mengingatkan bahwa kondisi seperti itu harus diwaspadai oleh para kepala daerah dan meminta agar berhati-hati karena gejolak ekonomi di sebuah negara, utamanya isu perang dagang Amerika-Tiongkok bisa berdampak ke negara lain.

Meski demikian Jokowi memberikan motivasi kepada para bupati bahwa kinerja ekonomi Indonesia dalam situasi sulit tersebut masih menunjukkan tren positif.

“Alhamdulillah patut kita syukuri bahwa kinerja ekonomi kita dalam situasi yang sangat-sangat sulit seperti ini saya kira informasi terakhir dari BPS kita tahu pertumbuhan ekonomi kita stabil dan menaik di triwulan ketiga, yaitu pada angka 5.17%,” katanya.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Apkasi, Remigo Yolando Berutu (Bupati Pakpak Bharat) menjawab pertanyaan wartawan usai pertemuan, menerangkan bahwa salah satu poin penting yang dibahas dengan presiden adalah kesiapan daerah dalam menerapkan Online Single Submission (OSS).

“Kami daerah telah siap seratus persen,” ujar Remigo dengan suara mantap. Seperti diketahui, penerapan sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau OSS ini akan memangkas banyak mata rantai birokrasi dan akan menjadikan seluruh perizinan dari pusat hingga ke daerah menjadi sebuah kesatuan. (Humas Apkasi)