KAI Bandara Catat 2,83 Juta Penumpang KA Srilelawangsa di Sumatera Utara hingga Agustus 2026

oleh -

PT Railink (KAI Bandara) mencatat pertumbuhan positif pada jumlah pengguna layanan KA Srilelawangsa di Sumatera Utara. Sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026, KA Srilelawangsa telah melayani sebanyak 2,83 juta penumpang, meningkat sekitar 70 ribu penumpang atau sekitar 2,5% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 2,7 juta penumpang.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan dan minat masyarakat terhadap layanan KA Srilelawangsa sebagai salah satu pilihan transportasi publik yang aman, nyaman, terjangkau, dan dapat mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Sumatera Utara.

Berdasarkan data KAI Bandara, selama Januari–Agustus 2026, layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Kuala Bingai (MDN–KBG) menjadi kontributor terbesar dengan jumlah 1,79 juta penumpang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 1,73 juta penumpang.

Sementara itu, layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Kualanamu (MDN–KNM) pada periode Januari–Agustus 2026 melayani sebanyak hampir 1,1 juta penumpang.

“Pertumbuhan penumpang KA Srilelawangsa sebesar 2,5 persen pada periode Januari hingga Agustus 2026 menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya dan menjadi bagian dari kebutuhan mobilitas masyarakat Sumatera Utara. Kami melihat ini sebagai bentuk kepercayaan pelanggan yang harus terus kami jaga dengan menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau,” ujar Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho.

Porwanto menambahkan, KAI Bandara akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas layanan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang.

Selain layanan KA Srilelawangsa di Sumatera Utara, KAI Bandara juga mencatat pertumbuhan jumlah pengguna layanan kereta api bandara di Yogyakarta. Pada periode Januari–Agustus 2026, KA Bandara YIA Reguler melayani 1,2 juta, sedangkan KA Bandara YIA Xpress melayani 580 ribu penumpang, dengan total sekitar 1,8 juta penumpang.

Secara keseluruhan, layanan KAI Bandara di Sumatera Utara dan Yogyakarta selama Januari–Agustus 2026 telah melayani 4.647.947 penumpang, meningkat dibandingkan periode Januari–Agustus 2025 yang tercatat sebanyak 4.639.062 penumpang.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Tentang PT Railink :

PT Railink (“KAI Bandara”) merupakan anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia dan Angkasa Pura Indonesia yang menyediakan layanan angkutan penumpang dari pusat kota ke bandar udara melalui perkeretaapian. Pengoperasian layanan KA Bandara pertama kali pada tahun 2013 dari Kota Medan menuju Kualanamu International Airport, kemudian pada tahun 2018 pengoperasian KA Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta).

Kemudian Pada April 2022, PT Kereta Api Indonesia menugaskan KAI Bandara untuk mengoperasikan layanan KA Bandara Yogyakarta International Airport, sehingga memperluas jangkauan layanan kereta bandara di Indonesia.

Pada Januari 2023, terjadi perubahan strategis di mana KAI Bandara mengalihkan pengoperasian KA Basoetta ke PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi operasional dan fokus KAI Bandara dalam mengembangkan layanan kereta bandara di Medan dan Yogyakarta.

Selain itu sejak tahun 2021 PT Railink mengembangkan bisnis MOSS (Maintenance, Operations, Spare Parts and Services) yang memiliki visi menjadi pemimpin perawatan sarana dan perdagangan suku cadang kereta api yang berkelanjutan. MOSS adalah lini bisnis KAI Bandara yang menyediakan layanan pemeliharaan, operasional, dan suku cadang untuk mendukung operasional kereta api, terutama untuk KAI Group.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES