LBH Kutuk “Kebiadaban” Oknum Pol. PP Provinsi Lampung

oleh -35 views
Ilustrasi Penganiayaan. (Ist.)

Bandar Lampung, SonaIndonesia – YLBHI-LBH Bandar Lampung mengutuk keras tindakan penganiayaan, intimidasi dan penyekapan oleh sekelompok oknum Pol. PP Provinsi Lampung terhadap salah satu siswa SMK Bandarlampung berinisial AP (16). Warga Jalan Darusalam, Kelurahan Langkapura, Kemiling tersebut nyaris tewas setelah disekap, dianiaya dan diintimidasi oleh puluhan oknum Pol. PP Provinsi Lampung, pada Rabu malam (2/5/18).

Seperti di ketahui sebelumnya, peristiwa nahas yang menimpa pelajar kelas 1 SMK tersebut terjadi setelah korban mengikuti konvoi dan nongkrong bareng rekan-rekannya yang merayakan kelulusan sekolah dan bermain di depan Mahan Agung di Jalan Dr Susilo, Telukbetung Utara.

Berdasarkan ketentuan hukum pada Pasal 4 UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah,  Satpol PP mempunyai tugas menegakkan Perda dan menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat serta perlindungan masyarakat.

Terkutip dalam undang-undang sudah jelas bunyinya dan tertuang (sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah bahwa penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat merupakan urusan wajib yang menjadi kewenangan pemerintah daerah termasuk penyelenggaraan perlindungan masyarakat).

Bahwa dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4, Satpol PP mempunyai fungsi yang sudah jelas, bukan menganiaya dan membuat takut warga masyarakat. Fungsi lain Pol PP adalah penegak peraturan kepala daerah dan pelaksana kebijakan penyelengara ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di daerah.

Berdasarkan peristiwa tersebut pihak LBH Bandar Lampung selaku lembaga yang konsen terhadap penegakan hukum dan HAM serta lembaga yang tergabung dalam gerakan civil society di Lampung dengan ini menyatakan:

Mengutuk keras tindakan Pol. PP tersebut yang menyebabkan luka bahkan siswa SMK tersebut nyaris tewas. Pihaknya juga menuntut keras agar penganiayaan tersebut segera diusut pihak berwajib. Terutama Polresta Bandar Lampung untuk lebih obyektif dalam penyelidikan terkait dugaan tindak pidana yang di lakukan oleh segerombolan oknum Pol. PP tersebut.

(asp)