Marak Pembobolan ATM, Inilah Cara Mencegahnya..

oleh -127 views
Petugas Gabungan Polisi Blitar Kota dan Bank BRI memeriksa mesin ATM, untuk memastikan mesin ATM aman. (Foto: SonaIndonesia.com/mua)

Blitar, SonaIndonesia.com – Antisipasi adanya Skimmer, pihak kepolisian Resort Blitar Kota dan Bank BRI kamis siang (22/03/18) melakukan pemeriksaan mesin ATM. Petugas langsung memeriksa dan mengecek mesin ATM untuk memastikan mesin aman.

Tim IT Bank BRI cabang Blitar, M Samsul Ma’arif mengatakan, Mesin ATM yang berada di luar kantor unit bank biasanya paling rawan terjadi kasus skimming atau pembobolan uang nasabah. Sebab, posisi mesin ATM tersebut tidak terpantau secara maksimal oleh pegawai bank.

“Modus kejahatan skimming sering berawal dari mesin ATM. Pelaku memasang alat skimmer di mesin ATM. biasanya alat skimmer dipasang di lubang tempat kartu atm dan tempat tombol nomor pin (pinpad) di ATM. alat skimmer itu untuk mencuri nomor pin nasabah dan meniru kartu ATM nasabah.”tambah Samsul.

Kasat Sabhara Polres Blitar Kota, AKP Wahono mengatakan, pihaknya melakukan patroli ke sejumlah mesin ATM, untuk mengantisipasi terjadinya kasus skimming atau pembobolan uang nasabah bank yang marak belakangan ini. Seperti mesin atm BRI di Jalan Ir. Soekarno Kota Blitar.

“Kita bersama pegawai bank langsung mengecek mesin ATM, dengan memeriksa lubang tempat memasukkan kartu ATM, tempat tombol nomor PIN, dan lubang tempat keluar uang.”terang AKP Wahono.

Setelah dicek, petugas kemudian bergeser ke mesin ATM yang berada di desa Dayu Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, dan selanjutnya ke Daerah Sanankulon Kabupaten Blitar.

Pihak Bank BRI bersama polisi melakukan pemeriksaan keamanan mesin ATM di sejumlah tempat di Blitar (22/03/18). (Foto: SonaIndonesia.com/mua)

“Alhamdulillah dari beberapa mesin ATM yang kita periksa aman. Namun kita tetap menghimbau kepada masyarakat, lebih jeli sebelum mengambil uang di mesin ATM. Masyarakat harus mengecek dulu bagian di mesin ATM, kalau ada benda mencurigakan di mesin ATM, masyarakat tidak usah mengambil uang dulu di ATM dan segera melapor ke petugas.” pungkas Wahono. (mua)