Plt. Bupati Sikka Lantik Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah

oleh -237 views
Plt Bupati Sikka, Drs. Paulus Nong Susar, melantik Unsur Kebijakan Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Sikka di Aula Hotel Sea Word Club Waiara, Maumere Kamis (12/4/18). (Foto: sonaindonesia.com/Ama Adonara)

Maumere, SonaIndonesia.com – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Sikka, Paolus Nong Susar, Kamis (12/4/18) sore, bertempat di aula Hotel Sea Word Club Waiara Maumere, mengambil sumpah dan melantik Unsur Kebijakan Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Sikka masa bhakti tahun 2018-2022. Kepada pengurus terpilih yang dilantik, pelaksana tugas Bupati Sikka berharap agar bisa melahirkan semangat baru dalam mengembangkan dunia Pariwisata di Kabupaten Sikka.

Unsur Kebijakan Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Sikka yang dilantik masing-masing Heribertus Ajo sebagai Ketua, Sandy L. Yansiku, ST, M. Eg, sebagai Wakil Ketua, Kondradus Rindu sebagai Sekretaris. Sementara Martinus Wodon, Ignatius Kasar, Dominggus Koro, Arnoldus Lakawelin, Adi Susanto dan Khadir ditetapkan sebagai anggota. Acara pelantikan didahului dengan pembacaan surat keputusan Bupati Sikka nomor 75/HK./2018 tanggal 22 Februari 2018 tentang Unsur Kebijakan Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Sikka tahun 2018-2022. Dan dilanjutkan dengan penyerahan dokumen dari Plt. Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar kepada Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Sikka Heribertus Ajo

Plt. Bupati Sikka Nong Susar dalam sambutan mengatakan mudah mudahan dengan pelantikan ini bisa melahirkan satu semangat baru. Karena saya percaya sembilan orang ini bukanlah orang baru tetapi mereka adalah pelaku utama pariwisata di Kabupaten Sikka. Untuk itu sangat diharapkan mereka mampu menjadi duta-duta pariwisata bukan hanya di Kabupaten Sikka tetapi juga di seluruh wilayah Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Tahun lalu dikukuhkan dengan Kepres Flores Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu prioritas pengembangan destinasi pariwisata untuk Bali masa depan. Di Pulau Flores pusatnya di Labuan Bajo. Semua itu bergerak secara masif sistematis pengembangan pariwisata. Oleh karena itu seluruh even yang berkaitan dengan pariwisata, antusias dan animo dari masyarakat begitu tinggi. Hal itu juga dibuktikan dengan adanya even berskala internasonal seperti Tour de Flores, foto bawah laut yang diikuti 30 peserta yang berasal dari 17 negara dan lain sebagainya,” kata Nong Susar.

Diakuinya juga di tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Sikka mendapat penghargaan menjadi tempat penyelam terpopuler untuk tingkat Nasional.

Sementara Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Sikka, Heribertus Ajo dalam sambutannya menyampaikan terimah kasih kepada pemerintah karena telah memfasilitasi untuk melaksanakan amanah Undang-Undang Pariwisata ini. Diakuinya bahwa untuk di NTT Kabupaten Sikka merupakan yang pertama membentuk Badan Promosi Pariwisata Daerah.

“Kami menyadari dalam amanah itu ada tiga unsur penting yakni praktisi, masyarakat dan pemerintah. Hari ini kami belum bisa berbicara banyak mudah-mudah unsur-unsur yang dimaksudkan dalam Undang-Undang Pariwisata bisa membuat kita bersinergi bersama,” ujar Heribertus.

Dalam sambutannya, Heribertus juga menekankan bahwa satu hal penting yang akan diperhatikan adalah adanya penelitian dan litbang yang baik secara bersama menghasilkan produk pariwisata yang lebih berkualitas ke depan. Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah mewujudkan berdirinya badan promosi pariwisata. Kami tahu tantangan ke depan masih cukup banyak dan berat tapi mudah-mudahan melalui kerja sama yang baik dan bersinergi secara baik semua rencana kita pasti dapat berjalan secara baik.

Hadir di saat pelantikan itu antara lain Ketua DPP HPI Santo Sonaen beserta Sekjen Himpunan Pramu Wisata Indonesia, Direktur Floressa Tours, Paul Edmundus Tallo, Ketua HPI NTT Mesakh Toy, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sikka, serta Ketua DPC HPI se NTT. (Ama Adonara)