Oleh: Malika Dwi Ana SEPULUH provinsi termiskin di Indonesia tahun 2025 adalah sepuluh provinsi penghasil tambang terbesar di Indonesia.Ini bukan kebetulan.Ini bukti
Tag: Malika Dwi Ana
Patologi dalam Genangan:Ketika Banjir Membuka Selokan Kemanusiaan Kita
Oleh: Malika Dwi Ana BANJIR bandang yang melanda Sibolga, Tapanuli, dan Aceh Tamiang akhir November 2025 bukan sekadar bencana alam. Ia adalah
Morowali: Kolosseum Baru Perang Dingin China vs Amerika
Oleh Malika Dwi Ana Selamat datang di Kolosseum abad ke-21.Lokasinya bukan Roma, melainkan Morowali, Sulawesi Tengah.Gladiatornya bukan prajurit bertameng baja, melainkan buruh
Kapan Kita Berhenti Jadi Jongos di Rumah Sendiri?
Oleh: Malika Dwi Ana Minggu-minggu ini publik disibukkan oleh debat yang sama sekali tidak penting: siapa “bapak” bandara gelap di Morowali—SBY atau
Pasal 33 Ayat 5: Celah Konstitusi yang Melegalkan Penjajahan
Oleh: Malika Dwi Ana Pasal 33 UUD 1945 versi asli hanya terdiri dari tiga ayat. Tegas, anti-penjajah, tanpa celah: 1. Perekonomian disusun
Negara Dalam Negara: Bukan Lagi Anomali, Tapi Desain
Oleh: Malika Dwi Ana Sidak Bandara Morowali yang tiba-tiba viral pekan lalu bukanlah karena kamera kebetulan menemukan kejanggalan. Ia adalah pengakuan terbuka
Bandara Morowali: Enklave Penjajahan yang Diresmikan di Era Jokowi, Dibongkar Prabowo
Oleh: Malika Dwi Ana Enam tahun lalu, 24 Oktober 2019, Presiden Jokowi tersenyum lebar di depan kamera sambil berkunjung ke Morowali, Sulawesi
Defleksi sebagai Strategi Hegemoni: Analisis Semiotika dan Politik atas Praktik Pengalihan Isu Jokowi (2014–2025)
Oleh: Malika Dwi Ana Dalam teori komunikasi politik, defleksi (agenda deflection) merupakan mekanisme deliberatif untuk menggeser pusat gravitasi wacana publik dari isu
Polemik Ijazah Jokowi: Arsip Hilang, Transparansi Menguap, dan Legacy yang Terperosok
Oleh Malika Dwi Ana Di tengah hiruk-pikuk transisi kekuasaan pasca-Jokowi, sidang sengketa informasi publik di Komisi Informasi Pusat (KIP) pada 17 November
MK : Dari “Mahkamah Keluarga” ke Penjaga Konstitusi Sejati
Oleh: Malika Dwi Ana Ada angin segar berhembus dari Gedung Mahkamah Konstitusi di Jalan Medan Merdeka Barat. Setelah bertahun-tahun dicap sebagai “Mahkamah
- Sebelumnya
- 1
- 2
- 3
- 4
- …
- 8
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

















