Tersangka PT WUS Terus Bertambah

oleh -325 views

Tersangka Penyalahgunaan dana PT. WUS digiring ke rutan Medaeng, Sidoarjo. (Foto: Sindonews)

Surabaya, SonaIndonesia.com – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur kembali menahan satu tersangka lagi kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana participacing interest (PI) PT. Wira Usaha Sumekar atau PT. WUS hari Senin (04/12/2017). Mantan Bendahara PT. Wira Usaha Sumekar (WUS) A. Taufandi ditetapkan sebagai tersangka. Terakhir tersangka menjabat kepala devisi keuangan di PT. WUS.

Asisten Pidana Khusus Kejati Jatim, Didik Farkhan Alisyahdi mengatakan kepada wartawan bahwa tersangka menggunakan uang participacing interest (PI) secara pribadi saat menjabat di PT WUS tahun 2011-2013.

Dia menjelaskan, selama dua tahun itu, Taufadi mengeluarkan dana PI yang dikelola PT WUS sebesar lebih dari Rp500 juta. Uang digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

“Banyak (penggunaannya). Nanti akan didalami dipakai untuk apa saja uang itu. Yang jelas dipakai kepentingan pribadi dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ujar mantan Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya itu.

Uang PI yang diduga diselewengkan Taufadi jauh lebih sedikit dari dugaan uang yang diselewengkan Sitrul, yakni Rp3,9 miliar. Didik menuturkan, penyidik tidak akan berhenti pada dua tersangka itu saja. Bila ditemukan bukti, siapa pun yang terlibat dalam kasus itu akan diproses secara hukum tanpa pengecualian

Sementara itu, Subhan, salah seorang aktivis di Sumenep, menuturkan, kasus ini sudah menjadi perbincangan hangat bagi masyarakat Sumenep. Sebelumnya menyeret mantan direktur PT. WUS sebagai tersangka, dan saat ini mantan bendahara PT. WUS juga ikut terlibat. Dimungkinkan kasus ini akan menyeret pejabat daerah lainnya.

“Sampai saat ini masih ada dua tersangka dalam kasus korupsi PT. WUS, dimungkinkan kasus ini akan menyeret pejabat daerah lainnya” kata Subhan.

Subhan menambahkan, tersangka A. Taufadi disebut-sebut sebagai bakal calon pimpinan daerah di Pamekasan, dan mencalonkan diri sebagai calon wakil bupati Pamekasan. Baliho dengan foto dirinya dan pesan pencalonan terpampang di beberapa titik jalan di Pamekasan.

“Tersangka saat ini telah mencalonkan dirinya sebagai calon pemimpin daerah, yaitu mencalonkan sebagai calon wakil bupati Pamekasan dari salah satu partai.” Kata Subhan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dalam kasus tersebut Kejati Jawa Timur telah menahan mantan Direktur PT. Wira Usaha Sumekar (WUS), Sitrul Arsyi Musa’ie, pada tanggal 03 Oktober 2017. Bahkan Bupati Sumenep dan Wakil Bupati Sumenep juga diperiksa sebagai saksi oleh Kejati Jawa Timur. (Wien/Rief)