TNI dan Polisi Bantu Korban Longsor Gandusari, Blitar

oleh -190 views

Blitar, SonaIndonesia.com – Setelah diguyur hujan, sebanyak 10 titik di Desa Krisik,  Kecamatan Gandusari mengalami longsor, Rabu (6/12/2017) malam. Akibatnya sembilan rumah milik warga mengalami kerusakan. Dua diantaranya mengalami kerusakan cukup parah.

Bahkan seorang pemilik rumah bernama Hadi Sumayar mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya. Hadi terluka akibat hantaman tebing setinggi 15 meter yang menimpa rumahnya, saat ia dan keluarganya sedang terlelap tidur.

Karena medan yang cukup berat dan kondisi tanah yang masih labil, puluhan personil kepolisian dan TNI sempat kesulitan saat membantu warga membersihkan sisa-sisa material longsor.

Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya mengatakan, di Kecamatan Gandusari ada lima desa yang rawan longsor, karena daerahnya memang berada dibawah tebing lereng gunung Kelud. Lima desa tersebut yaitu Ngaringan, Gadungan, Tulungrejo, Semen dan Krisik. Untuk itu pihaknya menghimbau agar warga mewaspadai longsor  saat hujan deras. Dan mengungsi ke tempat lain yang lebih aman.

“Untuk warga yang tinggal diwilayah yang rawan longsor agar berhati-hati dan mewaspadai kemungkinan longsor. Jika hujan deras lebih baik mengungsi dulu ke tempat lain yang lebih aman,” terangnya.

Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar  Heru Irawan meminta masyarakat untuk mengantisipasi potensi  bencana akibat cuaca ekstrim. Utamanya di daerah yang kondisi geografisnya dikelilingi tebing seperti beberapa desa di Gandusari.

“Semua potensi bencana bisa terjadi ketika memasuki musim cuaca yang tidak menentu seperti saat ini. Mulai dari banjir, tanah longsor, hingga puting beliung.Untuk itu kita meminta masyarakat tetap waspada selain kami dari BPBD juga terus melakukan koordinasi  dengan jajaran Polsek, Koramil, maupun Muspika dan pemerintah desa,” jelasnya. (mua)