Sarman menambahkan, ajang POI telah diakui eksistensinya dengan penghargaan yang tidak ternilai harganya. Ia berujar, “Seperti tahun lalu, Juara POI diberikan kesempatan menjadi Menteri Investasi/Kepala BKPM dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif selama sehari. Dengan berbagai pernghargaan ini, kami berharap bisa memantik lahirnya putri-putri terbaik dari daerah, karena bakat dan talenta mereka tidak kalah bersaing dan sama bagusnya dibanding dengan yang tinggal di kota-kota besar.”
Sebelumnya, dilakukan prosesi estafet penyerahan tuan rumah kegiatan POI dari Bupati Trenggalek ke Bupati Minahasa Utara, sehingga pelaksanaan POI tahun 2025 yang bertepatan dengan HUT ke-25 Apkasi akan dilaksanakan di Kabupaten Minahasa Utara Sulawesi Utara.
BACA JUGA:
- Seleksi POI 2024, Apkasi Buka Jalan Untuk Talenta Daerah Berkiprah di Level Nasional
- Apkasi Geser Jadwal Pelaksanaan APN 2024 Jadi Bareng AOE 2024
- Siap Digelar Apkasi Tahun Depan, 42% Stand AOE 2024 Langsung Terpesan
Semarak 24 Tahun Apkasi di Kabupaten Trenggalek
Sebelum pemilihan POI 2024, dilakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol syukuran HUT ke-24 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan dalam sambutannya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jararan Pemerintah Trenggalek yang sudah bekerja keras menjadi tuan rumah dari seluruh rangkaian kegiatan.
Sutan Riska yang juga Bupati Dharmasraya lantas menjelaskan bahwa rangkaian HUT ke-24 Apkasi di Kabupaten Trenggalek terdiri dari berbagai kegiatan. Di antaranya malam gala dinner, dialog nasional membahas perdagangan karbon, dialog nasional women program yang melibatkan TP PKK, santunan anak yatim, grand final Pemilihan POI 2024 serta ditutup dengan kegiatan fun walk susur hutan di Desa Wisata Duren Sari Trenggalek.












