Oleh: Malika Dwi Ana Mundurnya Gubernur Bank Indonesia merupakan peristiwa penting yang patut dicermati dalam konteks perekonomian nasional saat ini. Bank Indonesia
Topik: OPINI
S. Alamsyah Kritik Regulasi Industri Hasil Tembakau yang Ikuti Agenda Global
Oleh: S. Alamsyah Dunia sedang berubah. Cepat sekali. Selama puluhan tahun, globalisasi dianggap sebagai resep pembangunan yang paling benar. Negara-negara berkembang didorong
Soroti Kepercayaan Publik terhadap Penanganan Kasus Korupsi
Oleh: Malika Dwi Ana Kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus
Ketika Persaingan Antarlembaga Menjadi Sorotan Publik
Oleh: Malika Dwi Ana Fenomena yang tengah berlangsung bukan lagi sekadar konflik antara lembaga penegak hukum biasa, melainkan persaingan terbuka di kalangan
Mengapa Pendidikan Harus Mengendalikan Teknologi?
Oleh: Junaedy Alfan Ketertarikan saya terhadap dunia teknologi informasi dimulai sejak masa nyantri pada tahun 1992. Saat itu saya memiliki komputer XT
Wakaf Energi, Sedekah Jariyah Era Modern untuk Kemandirian Umat
Oleh: Junaedy Alfan Ketika Maimunah radhiyallahu ‘anha bertanya kepada Rasulullah SAW tentang Baitul Maqdis, beliau menganjurkan umat Islam untuk datang dan melaksanakan
Antara Warisan Alam dan Regulasi:Menakar Ulang Narasi Anti-Rokok
Oleh: S. Alamsyah Di tengah gencarnya kampanye anti-rokok global, seolah ada satu suara yang terus-menerus mengulang: perokok adalah biang kerok kematian dini.
Iran Balikkan Tekanan AS dengan Manuver Diplomatik Cerdas di Selat Hormuz
Oleh : Malika Dwi Ana Dalam eskalasi konflik Timur Tengah yang semakin memanas, Iran berhasil menjalankan gerakan catur diplomatik yang dinilai brilian
Perang AS-Israel vs Iran: Bentrokan Peradaban Barat vs Islam Syiah atau Sekadar Perebutan Minyak dan Dolar?
Oleh : Malika Dwi Ana Perang yang meletus antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran sejak serangan 28 Februari lalu bukan sekadar konflik militer
Utang Menggunung, Prioritas Melenceng: Indonesia di Ambang Paradoks Fiskal
Oleh: Malika Dwi Ana Defisit APBN 2025 nyaris menyentuh batas 3 persen, utang jatuh tempo 2026 membengkak menjadi Rp833,96 triliun, dan total
- 1
- 2
- …
- 9
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

















