Kebakaran Rumah : Polisi Dan Warga Turut Padamkan Api

oleh -34 views
Api masih berkobar di lokasi kebakaran. Warga dan polisi ikut memadamkan kobaran api karena mobil pemadam tidak kunjung tiba di lokasi. (Foto: SonaIndonesia.com/asp)

Pringsewu, SonaIndonesia.com – Dengan alat seadanya, warga bersama anggota Polsek Pardasuka Polres Tanggamus membantu memadamkan kebakaran rumah milik Tarjum (65) di Dusun Kerbang Pekon Pardasuka Kabupaten Pringsewu, Rabu (31/5) malam .

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Pjs. Kapolsek Pardasuka Ipda Restu mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 Wib pada saat rumah dalam keadaan kosong karena korban sedang melaksanakan ibadah sholat tarawih di Masjid setempat.

“Hal itu berdasarkan keterangan 2 saksi, Fahmi (14) dan Abiman (46) yang melihat ada kobaran api dari dapur rumah tersebut dan kemudian menyambar keseluruh bagian rumah,” kata Ipda Restu, Kamis (31/5) pagi.

Anggota Polsek Pardasuka yang melaksanakan pengamanan sholat taraweh bersama warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun karena api telah membesar serta rumah terbuat dari papan sehingga api dengan cepat menyambar seluruh bagian rumah.

“Alhamdulillah kebakaran tidak merambat ke rumah lain,” ujarnya.

Ipda Restu menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan saksi dan korban, kebakaran dipastikan bersumber dari api di tungku dapur rumah korban,

“Korban memasak menggunakan bahan bakar kayu, diduga api di dapur korban belum padam saat berangkat tarawih sehingga merambat ke kayu dinding dapur,” jelasnya.

Ketua RW 001/010 Dusun Kerbang Rasmadi mengatakan bahwa rumah tersebut dihuni korban Tarjum bersama istrinya dan anak perempuannya. Korban sendiri biasanya bekerja dengan berdagang alat pertanian.

“Saat ini korban sementara ditampung oleh rumah anaknya tidak jauh dari lokasi kebakaran sekitar 50 meter dari rumah korban,” terangnya.

Dihubungi melalui sambungan telepon Kepala Seksi Indentifikasi dan Penguatan Kapasitas Sosial Agus Purnomo mengatakan terkait musibah tersebut pihaknya sudah menerima informasi dari pekerja sosial masyarakat (PSM) yang ada di Pekon tersebut.

“Tahap selanjutnya, kami berkoordinasi dengan aparat pekon untuk segera membuat dan memfasilitasi bantuan sosial tidak terduga yang ditujukan ke Bupati Pringewu, karena Bansos merupakan kewenangan kepala daerah. Dinas sosial siap memfasilitasi,” tambah Agus. (Asp)