Presiden Jokowi Akan Hadiri Vaksinasi Massal Covid-19 untuk Insan Pers

oleh -

Jakarta, SonaIndonesia.com – Vaksinasi massal Covid-19 untuk insan pers akan dilaksanakan di Hall A Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat dalam tiga hari, yakni 25-27 Februari 2021, mulai pukul 08.00-16.00 WIB.

Presiden RI Joko Widodo dijadwalkan akan menghadiri pelaksanaan vaksinasi tersebut pada hari pertama, Kamis (25/2/2021), sebagaimana diinformasikan dalam rilis PWI yang diterima SonaIndonesia.com, Rabu (24/2/2021)..

Para peserta vaksinasi terdiri atas 512 insan pers yang sejak awal dijadwalkan akan divaksin dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2021, dan 5.000 peserta lainnya adalah insan pers yang dikoordinasikan oleh Dewan Pers dari 10 organisasi konstituen Dewan Pers dan Forum Pemred.

“Silakan diatur waktunya oleh koordinator masing-masing, supaya tidak terjadi penumpukan. Kita juga harus tetap menaati protokol kesehatan,” tutur Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Dedy Permadi.

Penanggung Jawab HPN 2021/Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S. Depari, Selasa (23/2) secara terpisah mengatakan, pihaknya memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah yang memberi perhatian kepada insan pers dalam pemberian vaksin Covid-19.

“Kami juga senang, pemerintah telah mengapresiasi insan pers yang melakukan tugas jurnalistik di tengah pandemi Covid-19. Risiko tertular Covid-19 bagi wartawan juga tinggi. Karena itu pada kesempatan puncak acara Hari Pers Nasional 9 Februari yang lalu di Istana Negara, kami meminta Bapak Presiden menambah 5.000 insan pers untuk divaksin,” kata Atal.

Ketua Panitia HPN 2021 Auri Jaya juga mengapresiasi pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo yang telah memberikan kesempatan lebih awal kepada pekerja media untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

“Dengan pemberian vaksin Covid-19 secara massal bagi kelompok pekerja pers, secara langsung pemerintah telah memberikan perlindungan secara massal bagi para penjaga salah satu pilar demokrasi,” kata Auri Jaya.

Pelaksanaan vaksinasi bagi insan pers ini merupakan kolaborasi Kementerian Kesehatan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta instansi terkait lainnya.

Bagi pemerintah pelaksanaan vaksinasi massal yang meliputi 5.512 awak media ini juga dalam rangka mendukung program 300 hari layanan vaksinasi Covid-19. (*)