Dalam politik itu, apa yang tersurat, belum tentu apa yang tersirat. Apa yang terlihat belum tentu apa yang termakna. Hari kemarin kita
Ironi Food Estate
Food Estate adalah cerminan kebijakan pangan neoliberal. Seakan-akan masalah pangan bisa selesai hanya dengan menggencarkan produksi konsumsi pangan, sementara secara struktural justru melanggengkan kerusakan
Kritik Paradigma Pembangunan Jokowi
Pembangunan apapun itu oke saja bila situasi dan kondisi ekonomi suatu negara itu normal. Dahulu, dalam sejarahnya raja-raja Jawa membangun candi-candi pendarmaan
Conflict is Protection Oil Flow
Jika dahulu ada istilah dalam penjajahan berkedok dagang membawa misi feitoria, fortaleza, danigreja (gold, glory dan gospel), maka dalam pemahaman geopolitik berkembang
Maling Ikan Dalam Kawalan Militer Cina
Perang Malvinas terjadi tahun 1982. Argentina baru bisa membalas rasa malu akibat kalah perang ini di arena Piala Dunia 1986 lewat gol
Cek Ombak
Alkisah, dulu Putin pernah dan sengaja ‘menghilang’ beberapa hari dari sorotan media. Lantas, beragam isu pun muncul sesuai prasangka khalayak. Istilah umumnya,
Etika Politik Jawa dan Syahwat Berkuasa
Tanggung jawab terpenting dari seorang pemimpin negara adalah sebagai “penjaga konstitusi”. Dalam ketidaksempurnaan konstitusi dan kelembagaan yang ada, kepemimpinan kharismatik bisa menutupinya
Sekilas Taliban: Antara Bias dan Substansi
Pembahasan soal Afghanistan dan Taliban di publik —usai ditariknya koalisi militer pimpinan Amerika (AS)— terlihat ramai namun sepertinya cenderung bias. Melenceng dari
Pandemi, Siapa yang Diuntungkan?
Persoalannya dalam skema, keadaan atau situasi yang disebut sebagai pandemi, bisnis alat dan bahan kesehatan menjadi salah satu bisnis yang paling menguntungkan.
Baju Baduy Sebagai Simbol Presiden Mengajak Bangsa Pulang Ke Akar Kebangsaan Sendiri
Penulis : Uten Sutendy | Editor : Julians Tangerang Selatan, SonaIndonesia.com – Langkah Presiden Jokowi memilih busana Baduy di acara kenegaraan pada
- Sebelumnya
- 1
- …
- 7
- 8
- 9
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.








